Diduga Cemari Lingkungan, Aktivitas Pabrik Tahu di Jogoroto Dikeluhkan Warga

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | JOMBANG – Aktivitas sebuah pabrik tahu yang berada di wilayah Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, dikeluhkan sejumlah warga karena diduga menimbulkan pencemaran lingkungan. Keluhan tersebut muncul akibat asap hitam pekat yang sering terlihat dari area pabrik serta aroma tidak sedap yang diduga berasal dari limbah produksi.

Pabrik tahu tersebut berada di kawasan persawahan, tidak jauh dari permukiman warga dan di sekitar aliran sungai. Lokasinya juga berada di tepi jalan yang menjadi akses penghubung antara Dusun Sumber Penganten, Dusun Jakun, dan Dusun Kalianyar, sehingga aktivitas pabrik mudah terlihat oleh masyarakat yang melintas.

Menurut informasi yang dihimpun, limbah cair hasil produksi tahu diduga dibuang langsung ke aliran sungai tanpa melalui pengolahan yang memadai. Kondisi tersebut menyebabkan air sungai tampak berwarna putih keruh disertai bau menyengat yang dikhawatirkan dapat mencemari lingkungan, mengganggu kenyamanan warga, serta berpotensi merusak ekosistem perairan.

Selain persoalan limbah, warga juga menyoroti dugaan penggunaan ban bekas, sampah plastik, dan limbah potongan sepatu sebagai bahan bakar untuk proses pembakaran dalam produksi tahu. Pembakaran bahan-bahan tersebut menghasilkan asap hitam pekat yang menyebar ke lingkungan sekitar dan menimbulkan bau tidak sedap.

Baca Juga:  Dandim Ponorogo Dampingi Wadirut PT. Agrinas Pangan Nusantara Kunjungan Kerja Pembangunanan KDKMP

Secara umum, pembakaran ban bekas maupun sampah plastik dapat menghasilkan emisi berbahaya, seperti dioksin, karbon monoksida (CO), serta senyawa lain yang berpotensi membahayakan kesehatan apabila terpapar secara terus-menerus. Oleh karena itu, penggunaan bahan bakar semacam itu tidak dianjurkan dan dapat bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan apabila terbukti melanggar standar pengelolaan lingkungan hidup.

Warga berharap instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, segera melakukan inspeksi dan pengujian terhadap dugaan pencemaran tersebut. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah pengelolaan limbah dan proses produksi di pabrik telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini disusun, pihak pengelola pabrik tahu yang disebut warga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Media ini masih berupaya menghubungi pihak yang bersangkutan untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang.

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TKD WAGE DALAM SOROTAN — PEMERINTAH SIDOARJO JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK DIAM
Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan
Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi
Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI
Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang
TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”
Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”
Basriyanto SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sosok Tegas & Pemberani Berhati Lembut, Tangannya Senantiasa Terulur Bagi Pencari Keadilan Yang Kurang Mampu
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:33 WIB

TKD WAGE DALAM SOROTAN — PEMERINTAH SIDOARJO JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK DIAM

Selasa, 22 September 2026 - 04:05 WIB

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan

Senin, 21 September 2026 - 22:35 WIB

Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi

Senin, 21 September 2026 - 10:08 WIB

Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI

Minggu, 20 September 2026 - 06:11 WIB

TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”

Berita Terbaru