Bhabinkamtibmas Polsek Ngoro Pantau Tanaman Jagung di Lahan Ketahanan Pangan

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | JOMBANG – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Ngoro Aiptu Rohni Teguh melaksanakan pemantauan perkembangan tanaman jagung di lahan ketahanan pangan yang berada di Dusun Mancilan, Desa/Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Kegiatan tersebut dilakukan pada lahan seluas 0,49 hektare yang dikelola oleh Karnawi bersama masyarakat setempat.

Pemantauan ini merupakan bagian dari sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Jombang. Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Ngoro melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung sekaligus mengestimasi potensi hasil panen yang akan diperoleh.

Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berlangsung optimal serta mengidentifikasi berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi hasil produksi menjelang masa panen. Dengan pemantauan secara berkala, perkembangan tanaman dapat diketahui secara langsung sehingga langkah-langkah antisipatif dapat segera dilakukan apabila ditemukan kendala di lapangan.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR melalui Kapolsek Ngoro IPTU Susila mengatakan bahwa kegiatan monitoring dan pendampingan terhadap lahan ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Polri melalui Bhabinkamtibmas di tengah para petani diharapkan dapat memberikan motivasi serta memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ujar IPTU Susila.

Baca Juga:  Tim Firma Hukum Subur Jaya Dan Rekan – FERADI WPI Ajukan PK Di Pengadilan Negeri Sukadana, Berharap Putusan Lebih Ringan Dari Kasasi

Ia menambahkan, pemantauan rutin dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman secara langsung sekaligus mengantisipasi berbagai kendala yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian.

“Melalui pemantauan berkala ini, kami dapat memantau kondisi tanaman jagung sejak masa pertumbuhan hingga menjelang panen. Kami berharap hasil panen nantinya dapat maksimal sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung ketersediaan pangan di Kabupaten Jombang,” tambahnya.

Menurut IPTU Susila, kolaborasi antara Polri dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan program ketahanan pangan. Pendampingan dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Ngoro serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Jombang dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat kemitraan dengan para petani sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian di daerah. Dengan sinergi yang terjalin baik, diharapkan upaya mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan dapat terus berjalan secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TKD WAGE DALAM SOROTAN — PEMERINTAH SIDOARJO JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK DIAM
Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan
Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi
Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI
Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang
TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”
Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”
Basriyanto SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sosok Tegas & Pemberani Berhati Lembut, Tangannya Senantiasa Terulur Bagi Pencari Keadilan Yang Kurang Mampu
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:33 WIB

TKD WAGE DALAM SOROTAN — PEMERINTAH SIDOARJO JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK DIAM

Selasa, 22 September 2026 - 04:05 WIB

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan

Senin, 21 September 2026 - 22:35 WIB

Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi

Senin, 21 September 2026 - 10:08 WIB

Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI

Minggu, 20 September 2026 - 06:11 WIB

TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”

Berita Terbaru