Raih Beasiswa FERADI MEDIATORE, Advokat Asal Banjarmasin Lolos Seleksi Mediator Pengadilan Dan Terima Apresiasi Khusus Dari Ketum Donny Andretti

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | BANJARMASIN – Sebuah kisah perjuangan dan keajaiban hukum datang dari Kalimantan Selatan. Adv. Muhammad Wahyu, S.H., C.MDF., seorang advokat yang juga sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online (ojol), resmi ditetapkan sebagai Mediator Non Hakim di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata legalitas sertifikasi Perkumpulan / Organisasi FERADI MEDIATORE yang diakui secara sah oleh institusi peradilan.

Penunjukan ini berdasarkan SK Ketua PN Banjarmasin Nomor 1828/KPN.W15-U1/SK.KP1.2.8/XII/2025 tertanggal 30 Desember 2025. Wahyu berhasil lolos seleksi hanya dengan berbekal ijazah dan sertifikat mediator dari FERADI MEDIATORE, sebuah lembaga yang disahkan melalui SK Kemenkumham RI Nomor AHU-0003295.AH.01.07.TAHUN 2025.

Dari Beasiswa Hingga Apresiasi Tunai
Perjalanan Wahyu tidaklah mudah. Ia berjuang dari bawah, ia mendapatkan kesempatan melalui jalur Beasiswa Pendidikan Mediator yang diselenggarakan oleh FERADI MEDIATORE.

Ketua Umum FERADI MEDIATORE, Adv. Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. Sesuai janjinya, Donny langsung mentransfer uang tunai sebesar Rp5.000.000,- sebagai bentuk penghargaan dan dukungan moril bagi Wahyu.

“Ini adalah Kuasa Tuhan. FERADI MEDIATORE secara sah diakui di Pengadilan Negeri. Lulusan kita diterima resmi berbekal sertifikat kami. Ada tangan Tuhan dan keajaiban di sini. Apresiasi ini adalah bentuk syukur kami karena Wahyu membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk berprestasi,” tegas Donny Andretti selaku Ketua Umum FERADI MEDIATORE

Baca Juga:  Pemilihan Ketua RT 03 RW 05 Candi Sewu Bambankerep Berlangsung Demokratis

Alur Pengalaman: Dari Kelas ke Ruang Sidang
Dalam wawancaranya, Muhammad Wahyu menceritakan bahwa pendidikannya pada November 2025 dilakukan dengan sangat serius. Ia meraih nilai luar biasa (di atas 90) dalam materi teknik komunikasi, negosiasi, dan simulasi mencairkan konflik buntu.

“Pendidikan di FERADI sangat aplikatif, bukan sekadar teori. Begitu lulus, saya langsung mengajukan dokumen ke PN Banjarmasin. Sertifikat C.MDF ini bagi saya adalah tanggung jawab etik untuk membawa keadilan substantif,” ujar Wahyu.

Filosofi Perjuangan Hidup
Meski kini telah menyandang gelar profesi mentereng dan bertugas di pengadilan, Wahyu tetap rendah hati. Baginya, pekerjaan sampingannya sebagai driver ojol adalah pengingat akan perjuangan hidup.

“Saya menjalani hidup dari bawah. Dari proses ini, saya belajar bahwa martabat profesi tidak diukur dari kemewahan, melainkan dari kejujuran dan konsistensi. Saya ingin menjadi jembatan keadilan bagi masyarakat, terutama mereka yang memiliki latar belakang sulit seperti saya,” tambahnya dengan haru.

Keberhasilan Wahyu diharapkan menjadi pelecut semangat bagi para praktisi hukum di Indonesia bahwa sistem mediasi berdasarkan PERMA Nomor 1 Tahun 2016 adalah jalur penyelesaian sengketa yang bermartabat, dan FERADI MEDIATORE hadir sebagai wadah yang inklusif bagi semua kalangan.

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danrem Erwin Jabat Danup Pemakaman Sertu Heri, Prajurit TNI AD yang Gugur dalam Misi Karhutla
Sasar Warung Angkringan, Patroli Gabungan TNI-Polri dan Pemkab Jombang Amankan Ratusan Botol Miras serta Motor Modifikasi
Sambut Danrem Baru, Prajurit Korem 073/Makutarama Teguhkan Semangat Pengabdian dan Kebersamaan
PINJAMAN Rp500 RIBU DIMINTA KEMBALI Rp900 RIBU, NASABAH MENGAKU TERINTIMIDASI, KLAIM BEKINGAN POLDA DISOROT
PINJAMAN Rp500 RIBU DITAGIH Rp900 RIBU! DIDUGA RENTENIR DI JOMBANG INTIMIDASI NASABAH, AWAK MEDIA MALAH DITANTANG
Waspada Penipuan Pendaftaran TNI AD , Babinsa Koramil Bisel Beri Peringatan Penting kepada Warga Usapinonot
Babinsa Kodim 1425/Jeneponto Pantau Sarana dan Prasarana KDKMP, Menjaga Aset Ekonomi Desa Tetap Aman
Program TMMD ke-130 Kodim 0213/Nias, Pembukaan Badan Jalan Sepanjang 1.000 Meter Rampung 100 Persen
Berita ini 145 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 11:56 WIB

Danrem Erwin Jabat Danup Pemakaman Sertu Heri, Prajurit TNI AD yang Gugur dalam Misi Karhutla

Sabtu, 7 November 2026 - 09:34 WIB

Sasar Warung Angkringan, Patroli Gabungan TNI-Polri dan Pemkab Jombang Amankan Ratusan Botol Miras serta Motor Modifikasi

Sabtu, 7 November 2026 - 09:26 WIB

Sambut Danrem Baru, Prajurit Korem 073/Makutarama Teguhkan Semangat Pengabdian dan Kebersamaan

Sabtu, 7 November 2026 - 07:38 WIB

PINJAMAN Rp500 RIBU DIMINTA KEMBALI Rp900 RIBU, NASABAH MENGAKU TERINTIMIDASI, KLAIM BEKINGAN POLDA DISOROT

Jumat, 6 November 2026 - 23:39 WIB

PINJAMAN Rp500 RIBU DITAGIH Rp900 RIBU! DIDUGA RENTENIR DI JOMBANG INTIMIDASI NASABAH, AWAK MEDIA MALAH DITANTANG

Berita Terbaru