Diduga Boneka, Ternyata Jasad Pria Mengambang Di Kali Pancir Mojowarno

- Penulis

Kamis, 22 Januari 2026 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Grobogan,22 Januari 2026 — Telah di temukan di bawah jembatan, kali pacir ada benda yang mengambang. Tersangkut. Jasad manusia.

Tapi rasa penasaran itu ada cara sendiri untuk membongkar kenyataan. Setelah didekati dan ditarik dengan tali, dugaan boneka itu runtuh. Yang mengambang di Kali Pancir bukan benda mati atau mainan, melainkan jasad seorang pria.

Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Korban berjenis kelamin laki-laki, mengenakan celana pendek dan baju kotak-kotak. Di bagian pelipis terdapat luka, sementara dari mulutnya keluar busa.

Kepala Dusun Grobogan, Ahmad Said, menerima laporan pertama dari warga yang melihat benda mengapung di kali.

“Warga melihat benda mengambang di bawah jembatan seperti boneka, posisinya tersangkut. Setelah ditarik pakai tali, ternyata mayat manusia,” ujar warga yang menemukan.

Lalu warga segera melaporan kan kejadian itu segera diteruskan ke kepolisian. Tak lama kemudian, Kapolsek Mojowarno AKP Soesilo bersama anggota.

Langsung dibantu anggota TNI,dan BPBD, dan relawan, tiba di lokasi.di Kali Pancir yang biasanya mengalir tanpa perhatian, mendadak jadi pusat perhatian dan keramaian juga garis polis
Menurut AKP Soesilo,

Baca Juga:  Penyerahan Bantuan Benih Jagung dari Kementerian Pertanian Melalui Polres Jombang Kepada Kelompok Tani di Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang

kondisi tubuh korban menunjukkan bahwa ia diduga belum lama meninggal. Tubuhnya belum melepuh akibat terlalu lama terendam dalam air. Usia korban diperkirakan di atas 40 tahun.

“Ada luka di pelipis, mulut korban juga mengeluarkan busa. Penyebabnya belum bisa dipastikan, apakah akibat benturan dengan jembatan atau faktor lain. Kita masih menunggu hasil visum,” jelasnya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Jombang untuk dilakukan visum. Hingga kini, identitas pria tersebut masih menjadi tanda tanya.

Kasun Ahmad Said menyebut, dari ciri pakaian yang dikenakan, korban diduga bukan warga sekitar.

Polisi masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan menyelidiki penyebab kematian korban.

Sementara itu, warga Grobogan hanya bisa saling bertanya tentang siapa pria itu, dari mana ia datang, dan bagaimana akhirnya Kali Pancir menjadi tempat penemuan terakhirnya mengambang.

 

Rhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang
Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
Diduga Jaringan WiFi Ilegal Beroperasi di Dusun Sumberejo, Sejumlah Perizinan dan Legalitas Dipertanyakan
Jombang Gelar Champion Jombang X, Seleksi Atlet Menuju Kejurcab dan Kejurwil
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:33 WIB

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:50 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:53 WIB

Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:21 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:08 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru