PROYEK MBG MANGKRAK DI TUNGGORONO — ANGGARAN Rp16 MILIAR RAIB, PEMERINTAH DAN KONTRAKTOR DI MANA?

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Jombang,27 April 2026 — Proyek pembangunan MBG di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang yang semestinya menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam pembangunan, kini justru berubah menjadi monumen kegagalan. Proyek yang dikerjakan oleh PT Pubagot Jaya Konstruksi tersebut tampak terbengkalai tanpa arah, tanpa progres, dan tanpa kejelasan. Di tengah kondisi ini, publik dikejutkan dengan besarnya nilai anggaran yang disebut-sebut mencapai kurang lebih Rp16 miliar. Pertanyaan pun mencuat dengan tajam: ke mana sebenarnya uang sebesar itu mengalir?

Di lokasi proyek, tidak ada tanda-tanda pekerjaan berjalan. Yang terlihat hanya bangunan setengah jadi, material yang tak terurus, serta suasana sunyi tanpa aktivitas. Kondisi ini semakin memperkuat dugaan adanya kelalaian serius, bahkan potensi penyimpangan dalam pelaksanaan proyek. Dengan nilai anggaran yang fantastis, publik menilai hasil di lapangan sangat tidak sebanding, bahkan jauh dari kata wajar.

Ketiadaan penjelasan resmi dari pihak kontraktor maupun pemerintah terkait semakin memperkeruh keadaan. Pemerintah sebagai pemilik program dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan, sementara kontraktor pelaksana seolah lepas dari tanggung jawab. Jika proyek dengan nilai miliaran rupiah bisa mangkrak begitu saja tanpa kejelasan, maka ini bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan indikasi kuat adanya masalah serius dalam tata kelola anggaran.

Baca Juga:  Kapolres Kolaborasi Dengan BRI Cabang Jombang Salurkan Bantuan TJSL Berupa Mesin Pengering Jagung Untuk Para Petani

Tim awak media dari beritaintelijennegara.id yang turun langsung ke lokasi menyaksikan kondisi yang memprihatinkan tersebut. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa proyek ini jauh dari target penyelesaian, bahkan terkesan ditinggalkan. Hal ini memicu kemarahan masyarakat yang merasa dirugikan dan dikhianati. Mereka menilai proyek ini bukan lagi sekadar gagal, tetapi sudah mencederai kepercayaan publik.

Dengan nilai anggaran kurang lebih Rp16 miliar, masyarakat berhak mendapatkan penjelasan yang transparan dan akuntabel. Uang rakyat bukan untuk disia-siakan, apalagi hilang tanpa jejak yang jelas. Aparat penegak hukum pun didorong untuk segera turun tangan mengusut tuntas proyek ini, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga aliran anggaran yang digunakan.

Jika pemerintah dan kontraktor terus bungkam, maka kecurigaan publik akan semakin menguat. Proyek MBG Tunggorono kini bukan hanya tentang pembangunan yang mangkrak, tetapi juga tentang hilangnya kepercayaan terhadap sistem. Dan jika Rp16 miliar bisa “lenyap” tanpa pertanggungjawaban, maka ini adalah alarm keras bahwa ada yang tidak beres dan tidak boleh dibiarkan begitu saja.

 

Red_team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan
Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi
Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI
Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang
TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”
Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”
Basriyanto SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sosok Tegas & Pemberani Berhati Lembut, Tangannya Senantiasa Terulur Bagi Pencari Keadilan Yang Kurang Mampu
Kedai Kopi Jam Tayang Sidoarjo Menjadi Rumah bagi Komunitas Mobil Dan Komunitas Lain
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:05 WIB

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan

Senin, 21 September 2026 - 22:35 WIB

Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi

Senin, 21 September 2026 - 10:08 WIB

Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang

Minggu, 20 September 2026 - 02:02 WIB

Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”

Berita Terbaru