Kemenko Polkam Pastikan Pembangunan Bendung Maliana 2 Kedepankan Keadilan Dan Transparansi

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Polkam, NTT – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mengoordinasikan peninjauan lapangan lintas Kementerian/Lembaga (K/L) terhadap pembangunan Bendung Maliana 2 di Delomil, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Kamis (12/2/2026).

Bupati Belu, Willybrodus Lay, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Pusat yang melibatkan K/L teknis, KBRI Dili, Pemerintah Kabupaten Belu, serta unsur masyarakat setempat dalam memastikan kepentingan masyarakat perbatasan tetap menjadi prioritas utama.

Dalam peninjauan tersebut, delegasi RI bertemu langsung dengan Direktur Jenderal Irigasi RDTL di lokasi proyek. Pertemuan menghasilkan kesepahaman awal untuk menyamakan visi pembangunan yang berlandaskan prinsip keadilan bagi kedua negara, khususnya dalam pengelolaan dan distribusi air bagi petani di wilayah perbatasan.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah untuk memastikan setiap pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan dilaksanakan berdasarkan prinsip keadilan, transparansi, serta tetap menjaga hubungan baik antara Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Baca Juga:  Adv. Erwin Maulana, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ. Mendapat Kejutan Hadiah Dari Ketum FERADI WPI

Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam menegaskan bahwa Indonesia pada prinsipnya tidak keberatan terhadap pembangunan bendung tersebut sepanjang dilaksanakan secara adil, berbasis data, dan memperhatikan kepentingan masyarakat kedua negara.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Belu akan menyampaikan data terbaru kebutuhan irigasi dan luas lahan terdampak, sementara Pemerintah RDTL akan menyampaikan draf kerja sama untuk ditanggapi secara formal oleh Pemerintah RI melalui mekanisme bilateral yang berlaku.

Kemenko Polkam menegaskan bahwa dialog, transparansi data, dan koordinasi lintas lembaga merupakan instrumen utama dalam mengelola dinamika pembangunan di kawasan perbatasan. Pendekatan ini sekaligus memperkuat stabilitas, membangun kepercayaan, dan memastikan manfaat nyata bagi masyarakat di perbatasan RI–RDTL.

Pimum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPD PNJ JAWA TENGAH RESMI TERBITKAN SK MANDAT KETUA DPC PNJ KABUPATEN GROBOGAN
Turnamen Esport Mobile Legends Kapolres Jombang Cup Sukses Digelar, Juara Siap Wakili Jombang ke Tingkat Polda Jatim
DPD PARTAI NUSANTARA JAYA (PNJ) JAWA TENGAH SERAHKAN MANDAT KEPENGURUSAN DPC TEMANGGUNG
PENYERAHAN SK PENGURUS PARTAI NUSANTARA JAYA (PNJ) DPC BOYOLALI, DPC SEMARANG DAN KOORDINATOR SOLO RAYA
Ketua PBH FERADI WPI Subang Dampingi Warga Terkait Dugaan Penyalahgunaan Proses Pembiayaan Kendaraan Bermotor
Kejadian Misterius di Persawahan Karangrejo: Warga Tejo Terkejut Helm Pecah Akibat Pukulan Keras, Piket Polsek Jogoroto Sigap Patroli Lokasi kejadian
Diduga Gelapkan Mobil Jaminan Fidusia, Seorang Debitur Dilaporkan ke Polresta Malang Kota
Polres Jombang Gelar Apel Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT Parluh 2016
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 16:19 WIB

DPD PNJ JAWA TENGAH RESMI TERBITKAN SK MANDAT KETUA DPC PNJ KABUPATEN GROBOGAN

Senin, 22 Juni 2026 - 04:53 WIB

Turnamen Esport Mobile Legends Kapolres Jombang Cup Sukses Digelar, Juara Siap Wakili Jombang ke Tingkat Polda Jatim

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:11 WIB

DPD PARTAI NUSANTARA JAYA (PNJ) JAWA TENGAH SERAHKAN MANDAT KEPENGURUSAN DPC TEMANGGUNG

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:50 WIB

PENYERAHAN SK PENGURUS PARTAI NUSANTARA JAYA (PNJ) DPC BOYOLALI, DPC SEMARANG DAN KOORDINATOR SOLO RAYA

Minggu, 21 Juni 2026 - 03:52 WIB

Ketua PBH FERADI WPI Subang Dampingi Warga Terkait Dugaan Penyalahgunaan Proses Pembiayaan Kendaraan Bermotor

Berita Terbaru