Perhutani KPH Jombang Dan TNI Jalin Sinergitas Perkuat Keamanan Hutan

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | JOMBANG, PERHUTANI (27/01/2026) — Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang memperkuat sinergi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0810 Nganjuk, koordinasi dan silaturahmi dalam rangka menjaga kawasan hutan sekaligus dukungan terhadap Program Strategis Nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Senin (26/01).

Administratur Perhutani KPH Jombang,Enny Handhayany Y.S, menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor ini merupakan langkah strategis, untuk mendukung pengelolaan hutan berkelanjutan yang menyeimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.
“Melalui kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Perhutani tidak hanya memperkuat pengamanan kawasan hutan, tetapi juga mendorong pengembangan KDMP (Koprasi Desa Merah Putih) agar masyarakat desa sekitar hutan memperoleh kepastian hukum serta akses ekonomi yang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Enny

Sementara itu Dandim 0810 Nganjuk, Letnan Kolonel Artileri (Letkol Arh) Mohamad Taufan Yuha Bhakti, menegaskan TNI siap mendukung Perhutani melalui berbagai kegiatan diantaranya patroli bersama dan pendekatan komunikasi sosial wilayah teritorial ,”Kawasan hutan merupakan aset negara yang berperan penting, menjaga stabilitas wilayah mendukung ketahanan pangan dan berbagai aspek lainya,” ungkap Dandim
Ia menambahkan dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, ia memastikan pelaksanaan berjalan tepat sasaran, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah, dengan pendampingan Bintara Pembina Desa (Babinsa),Tambahnya

Baca Juga:  Libur Akhir Pekan, Polisi Magetan Intensifkan Patroli Wisata Di Sarangan

Administratur Perhutani KPH Jombang,Enny Handhayany Y.S hadir bersama Administratur KPH. Nganjuk, Dwi Puspitasari.
Koordinasi tersebut difokuskan pada upaya pencegahan Gangguan Keamanan Hutan (Kamhut) sekaligus penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa sekitar hutan melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih sebagai wadah usaha bersama yang legal dan berkelanjutan. (Kom-PHT/Jbg/Ars)

 

Aura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hairil Tami ( Pelapor ) Soroti Lambannya Penanganan Dugaan Penggelapan di unit II Harda Polres Metro Bekasi Kabupaten / Cikarang
Pelapor Hairil Tami Kecewa Aduannya Ditangani Sangat Lambat Oleh Penyidik Aipda A. RIFAI Unit II HARDA Polres Metro Bekasi Kab. & Kepemimpinan Kapolres Kombes Pol. Sumarni Disorot 
Dandim Grobogan Serahkan 50 Pickup Untuk Operasional Koperasi Merah Putih 
Persiapan Sumpah Advokat FERADI WPI di Pengadilan Tinggi Bandung
PROYEK MBG MANGKRAK DI TUNGGORONO — ANGGARAN Rp16 MILIAR RAIB, PEMERINTAH DAN KONTRAKTOR DI MANA?
Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Jombang Peringkat 4 Terbaik Nasional
Perhutani KPH Jombang Perkuat Sinergi Lewat Pengajian Rutin Jumat Legi Bersama Satpol PP dan Wartawan
Pria 51 Tahun Tewas Dibacok OTK di Pragoto Surabaya, Polisi Selidiki Motif dan Pelaku
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:05 WIB

Hairil Tami ( Pelapor ) Soroti Lambannya Penanganan Dugaan Penggelapan di unit II Harda Polres Metro Bekasi Kabupaten / Cikarang

Selasa, 28 April 2026 - 10:59 WIB

Pelapor Hairil Tami Kecewa Aduannya Ditangani Sangat Lambat Oleh Penyidik Aipda A. RIFAI Unit II HARDA Polres Metro Bekasi Kab. & Kepemimpinan Kapolres Kombes Pol. Sumarni Disorot 

Senin, 27 April 2026 - 12:29 WIB

Dandim Grobogan Serahkan 50 Pickup Untuk Operasional Koperasi Merah Putih 

Senin, 27 April 2026 - 11:41 WIB

Persiapan Sumpah Advokat FERADI WPI di Pengadilan Tinggi Bandung

Senin, 27 April 2026 - 10:16 WIB

PROYEK MBG MANGKRAK DI TUNGGORONO — ANGGARAN Rp16 MILIAR RAIB, PEMERINTAH DAN KONTRAKTOR DI MANA?

Berita Terbaru