Demo Tuntut Hak Pelebaran Jalan Berujung Dugaan Pemukulan, Warga Bandarkedungmulyo Lapor Polisi

- Penulis

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id| JOMBANG – Aksi demonstrasi warga di depan pabrik Hendsam yang berada di Desa Kedungasem, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang, berujung dugaan tindak pemukulan terhadap salah satu peserta aksi. Korban bernama Sutikno (54), warga Desa Kedungabus, resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polres Jombang.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTPL) Nomor: STTLP/B/184/V/2026/SPKT/POLRES JOMBANG/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 15 Mei 2026, laporan tersebut diterima oleh Polres Jombang atas dugaan tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 466 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.

Peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa, 12 Mei 2026 sekitar pukul 13.00 WIB di Dusun Kedungasem, Desa Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. Saat itu korban bersama warga lainnya menggelar aksi demo di depan pabrik Hendsam guna menuntut pembayaran pekerjaan pelebaran jalan di sekitar area pabrik.

Dalam laporan polisi yang diterima media ini, korban mengaku didatangi seseorang berinisial Heru. Terlapor disebut melakukan tindakan kekerasan dengan cara menampar menggunakan tangan dan mengenai bagian pelipis kiri korban sebanyak satu kali.

Baca Juga:  Dukung Swasembada Pangan Nasional, Babinsa Desa Slumbung Dampingi Petani Panen Padi

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami benjolan pada bagian pelipis sebelah kiri dan kemudian melaporkan insiden itu ke Polres Jombang untuk diproses secara hukum.

“Korban sudah membuat laporan resmi dan berharap ada tindak lanjut serta penegakan hukum atas dugaan penganiayaan yang dialaminya,” ujar sumber yang mengetahui proses pelaporan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terlapor maupun manajemen pabrik terkait insiden tersebut. Polisi dikabarkan masih melakukan pendalaman atas laporan yang masuk.

Kasus ini kini menjadi perhatian warga sekitar, terlebih aksi demonstrasi tersebut berkaitan dengan tuntutan masyarakat mengenai hak pembayaran pekerjaan pelebaran jalan di lingkungan pabrik.

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengusaha Muda Sidoarjo Muhammad Nur Hidayat S.H.(sarjana hukum)Gelar Resepsi Pernikahan Megah dan Penuh Khidmat di Gedung Jie Poek DW
Pemantapan Pengurus WRC Birendra Provinsi Jatim Periode 2026 – 2031 di Cafe D’Jago Surabaya
Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Warnai Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Kedungombo Ploso
Penanganan Kasus Dugaan Penipuan dan/atau Penggelapan KSU Al Kahfi Oleh Polres Jombang Sesuai Prosedur
Sudirlam : “14 Tahun Rakyat Transmigrasi Air Balui Diduga Dirampas Haknya, Kami Akan Perjuangkan Tanpa Pamrih”
Adv. Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP., C.FTAX. Dilantik Sebagai Ketua DPC FERADI WPI Sidoarjo
Harriani Bianca Geram! DPD FERADI WPI DKI Jakarta Siap Gugat Praperadilan dan Lapor Propam Polri
Tasyakuran Jembatan Garuda Dan Perintis Garuda, Dandim 0808/Blitar Bersama Forkopimcam Permudah Akses Mobilitas Warga
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:18 WIB

Pengusaha Muda Sidoarjo Muhammad Nur Hidayat S.H.(sarjana hukum)Gelar Resepsi Pernikahan Megah dan Penuh Khidmat di Gedung Jie Poek DW

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:28 WIB

Pemantapan Pengurus WRC Birendra Provinsi Jatim Periode 2026 – 2031 di Cafe D’Jago Surabaya

Minggu, 24 Mei 2026 - 05:22 WIB

Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa Warnai Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Kedungombo Ploso

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:24 WIB

Penanganan Kasus Dugaan Penipuan dan/atau Penggelapan KSU Al Kahfi Oleh Polres Jombang Sesuai Prosedur

Minggu, 24 Mei 2026 - 00:24 WIB

Sudirlam : “14 Tahun Rakyat Transmigrasi Air Balui Diduga Dirampas Haknya, Kami Akan Perjuangkan Tanpa Pamrih”

Berita Terbaru