Kepergok Bersama Pria Lain, Oknum HRD Diduga Terlibat Insiden Kejar-kejaran hingga Dugaan Penabrakan Mobil Suami

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BeritaIntelijenNegara.id ||MOJOKERTO – Seorang oknum Human Resources Development (HRD) yang menurut keterangan narasumber bekerja di PT , Banjaranyar, Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, menjadi sorotan publik setelah dilaporkan tidak masuk kerja selama dua hari pasca insiden kejar-kejaran mobil yang berujung dugaan penabrakan di Jalan Pemuda, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Dikabarkan Dua Hari Tak Masuk Kerja, Oknum HRD PT Jadi Perbincangan, Penelusuran Berlanjut Hingga ke PT TAM
Beralamat di Jedong Kulon, Wotanmasjedong, Kec. Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur 61385

Usai Insiden Kejar-kejaran dan Dugaan Penabrakan

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB itu menghebohkan warga dan pengguna jalan. Berdasarkan keterangan suami sah berinisial I, dirinya mengejar Toyota Innova Reborn putih bernomor polisi W 1312 CE yang menurutnya ditumpangi istrinya berinisial ISS bersama seorang PIL pria berinisial T.

Suami mengaku berusaha menghentikan kendaraan tersebut untuk meminta penjelasan. Namun, kendaraan itu diduga tidak berhenti dan justru menabrak mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi S 1434 VH sebanyak dua kali sebelum melarikan diri ke arah Ngoro, Mojokerto. Akibat kejadian itu, mobil Avanza mengalami kerusakan cukup parah, sementara suami mengaku mengalami luka-luka pada bagian tangan.

Menurut keterangan suami, dirinya juga menduga bahwa PIL yang bersama istrinya tersebut masih berstatus memiliki istri, sedangkan istrinya sendiri masih berstatus sebagai istri sah karena proses perceraian belum berkekuatan hukum tetap. Klaim tersebut masih menunggu klarifikasi dari pihak-pihak yang bersangkutan.

Baca Juga:  REVITALISASI SMP NEGERI 5 KERTOSONO SENILAI Rp929 JUTA DISOROT, MUTU PENGECORAN BETON DIDUGA ASAL-ASALAN

Penelusuran Hingga PT.TAM Industri Ngoro

Setelah memperoleh petunjuk dari Keluarga sang istri dan sejumlah pihak, suami melakukan penelusuran hingga kawasan PT.TAM Industri Ngoro. Menurut keterangannya, berdasarkan hasil pengecekan catatan mutasi petugas keamanan, mobil Toyota Innova Reborn putih W 1312 CE disebut sering dipakai PILnya pernah tercatat masuk ke kawasan perusahaan atas nama T yang diduga bekerja sebagai checker armada.

Berbekal informasi tersebut, suami kemudian mendatangi alamat yang diperoleh untuk mencari keberadaan pria tersebut serta mengupayakan penyelesaian secara kekeluargaan melalui mediasi yang difasilitasi kepala dusun setempat. Namun hingga berita ini ditulis, mediasi tersebut disebut belum terlaksana karena pihak-pihak yang dipanggil belum hadir.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak ISS, pria berinisial T, maupun pihak perusahaan tempat mereka bekerja belum memberikan tanggapan resmi.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Iwn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan
Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi
Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI
Polres Salatiga, Sudah Jelas Bukti CCTV dugaan Pengroyokan & Dugaan Percobaan Pembunuhan Dengan Linggis Besi, Kenapa Belum ditangkap? Ujar Eko Ponco,S.H.
Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang
TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”
Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”
Basriyanto SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sosok Tegas & Pemberani Berhati Lembut, Tangannya Senantiasa Terulur Bagi Pencari Keadilan Yang Kurang Mampu
Berita ini 284 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:05 WIB

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan

Senin, 21 September 2026 - 22:35 WIB

Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi

Senin, 21 September 2026 - 10:08 WIB

Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI

Minggu, 20 September 2026 - 13:27 WIB

Polres Salatiga, Sudah Jelas Bukti CCTV dugaan Pengroyokan & Dugaan Percobaan Pembunuhan Dengan Linggis Besi, Kenapa Belum ditangkap? Ujar Eko Ponco,S.H.

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang

Berita Terbaru