Pemkab Jombang Berangkatkan 10,118 Ton Bantuan Beras untuk Korban Gempa NTT

- Penulis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | JOMBANGKAB – Pemerintah Kabupaten Jombang memberangkatkan secara simbolis bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026), bertempat di Pendopo Kabupaten Jombang.

Hadir memberangkatkan bantuan kemanusiaan ini Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si, didampingi ketua tim penggerak PKK Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Wakil Bupati Jombang Salmanuddin, S.Ag., M.Pd., Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., didampingi Ketua DWP Jombang Lilik Agus Purnomo, Kepala BPBD Jombang Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, S.STP., M.Si., kepala OPD terkait, serta perwakilan warga NTT yang berada di Jombang.

Bantuan berupa beras sebanyak 10,118 ton atau setara 10.118 kilogram tersebut merupakan hasil partisipasi seluruh unsur perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang. Pengumpulan bantuan merupakan tindak lanjut imbauan Pemerintah Kabupaten Jombang yang dikoordinasikan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang.

Bupati Jombang Warsubi menyampaikan, bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan gotong royong Pemerintah Kabupaten Jombang bersama seluruh jajaran untuk membantu masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah.

“Kepedulian kepada daerah lain harus berjalan beriringan dengan kesiapsiagaan di daerah sendiri. Penanggulangan bencana membutuhkan kerja bersama. Karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki peran dalam membangun kesiapsiagaan, mengurangi risiko bencana, dan membantu masyarakat ketika bencana terjadi,” ujar Bupati Jombang Warsubi.

Bupati Jombang Warsubi menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah yang telah berpartisipasi mengumpulkan bantuan dalam waktu relatif singkat. Ia juga memberikan apresiasi kepada BPBD Kabupaten Jombang yang telah mengoordinasikan proses pengumpulan, pendataan, penyiapan hingga pemberangkatan bantuan.

“Semoga bantuan yang kita berangkatkan hari ini dapat memberikan manfaat bagi saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur dan meringankan kebutuhan dasar masyarakat selama menghadapi kondisi darurat serta menjalani proses pemulihan,” tuturnya.

Baca Juga:  Kedai Kopi Jam Tayang Sidoarjo Menjadi Rumah bagi Komunitas Mobil Dan Komunitas Lain

Bantuan tersebut diberangkatkan menggunakan dua truk dari Kabupaten Jombang untuk selanjutnya diserahkan kepada BPBD Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya, bantuan akan dikonsolidasikan dan diteruskan ke wilayah terdampak bencana di NTT melalui penyaluran yang terkoordinasi bersama BNPB, BPBD NTT, dan unsur terkait.

Dalam kesempatan ini, Christian Muskanan, putra daerah Nusa Tenggara Timur yang berada di Kabupaten Jombang, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Jombang atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat NTT.

“Bantuan ini bukan sekadar materi, tetapi menjadi bukti nyata kepedulian, persaudaraan, dan solidaritas masyarakat Jombang kepada masyarakat NTT yang sedang menghadapi musibah,” ujar Christian.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana serta menjadi penguat hubungan persaudaraan antara masyarakat Jombang dan NTT.

“Semoga kebaikan dan ketulusan Pemerintah Kabupaten Jombang mendapat balasan yang berlipat dan membawa manfaat bagi masyarakat yang menerima. Jombang peduli, NTT kuat. Dari Jombang untuk NTT,” tuturnya.

Bantuan pangan, termasuk beras, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak selama masa penanganan darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Pemkab Jombang juga mengajak pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, media, dan seluruh unsur terkait untuk terus membangun budaya sadar bencana dan meningkatkan kesiapsiagaan di Kabupaten Jombang. Semangat gotong royong dan kerja bersama diharapkan terus menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai potensi bencana sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan.

 

Yanti/angel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang
TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”
Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”
Basriyanto SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sosok Tegas & Pemberani Berhati Lembut, Tangannya Senantiasa Terulur Bagi Pencari Keadilan Yang Kurang Mampu
Kedai Kopi Jam Tayang Sidoarjo Menjadi Rumah bagi Komunitas Mobil Dan Komunitas Lain
Pemkab Ngawi Bangun Gedung Satreskrim Polres Ngawi Rp 8,7 M, BPK Temukan Ada Kekurangan Volume
Bau Limbah Menyengat Kangkangi UU No. 32/2009, Tim Redaksi Desak DLH dan Satpol PP Jombang Segel Usaha Ilegal Sumberejo!
Tolong Saya Kapolres Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo, Setahun lebih aduan saya jalan di tempat di Unit II HARDA Ditangani A.Rifai Polres Metro Bekasi, Ujar Hairil
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang

Minggu, 20 September 2026 - 06:11 WIB

TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”

Minggu, 20 September 2026 - 02:02 WIB

Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”

Sabtu, 19 September 2026 - 07:55 WIB

Basriyanto SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sosok Tegas & Pemberani Berhati Lembut, Tangannya Senantiasa Terulur Bagi Pencari Keadilan Yang Kurang Mampu

Jumat, 18 September 2026 - 16:40 WIB

Pemkab Ngawi Bangun Gedung Satreskrim Polres Ngawi Rp 8,7 M, BPK Temukan Ada Kekurangan Volume

Berita Terbaru