Beritaintelijennegara.id | Rembang – Dalam rangka membentuk prajurit yang tangguh, berkarakter, dan memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni, Komando Distrik Militer (Kodim) 0720/Rembang menggelar kegiatan Latihan Kader Pencak Silat Militer (PSM) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0720/Rembang, Mayor Inf Didik Jati Susanto, S.I.P., melalui sebuah upacara yang berlangsung dengan khidmat di Aula Makodim 0720/Rembang.
Upacara pembukaan diikuti oleh para peserta latihan yang terdiri dari prajurit jajaran Kodim 0720/Rembang, para pelatih, serta unsur pendukung lainnya. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, mencerminkan disiplin tinggi yang menjadi ciri khas prajurit TNI AD.
Dalam amanatnya, Kasdim 0720/Rembang Mayor Inf Didik Jati Susanto, S.I.P. menegaskan bahwa pencak silat militer bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi merupakan bagian integral dari pembinaan kemampuan dasar prajurit. PSM memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan, ketahanan fisik, serta mental prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan.
“Latihan kader Pencak Silat Militer ini harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Setiap peserta diharapkan mampu menyerap seluruh materi yang diberikan, sehingga nantinya dapat menjadi kader pelatih di satuan masing-masing,” tegas Kasdim.
Lebih lanjut, beliau juga menekankan pentingnya menjaga faktor keamanan selama pelaksanaan latihan. Mengingat materi yang diberikan mencakup teknik-teknik bela diri militer yang memiliki tingkat risiko tertentu, maka setiap peserta wajib mengikuti arahan pelatih serta mematuhi prosedur yang telah ditetapkan.
Latihan kader PSM ini dirancang secara sistematis dan bertahap, meliputi penguasaan teknik dasar, peningkatan keterampilan lanjutan, hingga penerapan dalam skenario taktis. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan warisan budaya bangsa, yakni pencak silat, yang dikombinasikan dengan kebutuhan militer modern.
Dengan terselenggaranya latihan ini, diharapkan akan lahir kader-kader Pencak Silat Militer yang profesional, berintegritas, serta mampu mendukung tugas pokok satuan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di akhir amanatnya, Kasdim mengajak seluruh peserta untuk menjadikan latihan ini sebagai momentum dalam meningkatkan kualitas diri, baik secara fisik maupun mental, serta memperkuat jiwa korsa dan soliditas antar prajurit
Kegiatan pembukaan ditutup dengan doa bersama, sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian latihan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan hasil yang optimal sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Pimum













