SMAN 1 Kebumen Tanamkan Nilai Toleransi Melalui Dialog Lintas Agama

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Kebumen, 18 Desember 2025 — Dalam upaya meningkatkan sikap toleransi di kalangan peserta didik, SMAN 1 Kebumen menyelenggarakan kegiatan Talkshow Dialog Lintas Agama dengan tema “Merajut Toleransi dalam Keberagaman”.

Kegiatan ini menghadirkan tokoh-tokoh agama dari berbagai latar belakang dan diikuti oleh siswa-siswi SMAN 1 Kebumen. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 1 Kebumen, Ibu Nurul Hidayah, S.Si., M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sikap saling menghargai dan hidup rukun dalam keberagaman.

Pembicara pertama, Romo Antonius Saptono, yang mewakili agama Katolik, memaparkan secara singkat sejarah dan doktrin Gereja Katolik serta persamaan dan perbedaannya dengan aliran Kristen lainnya. Ia menegaskan bahwa toleransi merupakan kunci utama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan inklusif. “Kita harus belajar menerima dan menghargai perbedaan, bukan untuk mengubahnya,” ujarnya.

Pembicara kedua, Pendeta Teguh Hindarto, S.Sos., M.Th., yang mewakili agama Kristen, menjelaskan fenomena agama yang kerap menampilkan dua wajah, yakni wajah kekerasan dan wajah kesalehan. Ia menguraikan pandangan Kristiani mengenai toleransi, keadilan sosial, pembelaan terhadap kaum janda dan yatim, serta makna sesama manusia.

Menurutnya, dialog antaragama menjadi sarana penting untuk membangun pemahaman dan mempererat hubungan antarpemeluk agama. “Mengetahui perbedaan bukan untuk dibenturkan, melainkan untuk dipahami, sedangkan persamaan menjadi dasar untuk membangun komunikasi,” jelasnya.

Baca Juga:  FERADI WPI-SUBUR JAYA LAWFIRM MENANGANI DUGAAN PERKARA PEMALSUAN TANDATANGAN DAN STEMPEL DI POLRES BLORA 


Selanjutnya, Romo Masrihudin, yang mewakili agama Buddha, menyampaikan ajaran lima sila Buddhis, yaitu tidak membunuh, tidak mencuri, tidak berbuat asusila, tidak berbohong atau berkata tidak benar, serta tidak mengonsumsi zat yang memabukkan seperti alkohol dan narkoba.

Ia menambahkan bahwa toleransi berkaitan erat dengan penghormatan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan beragama. “Kita harus menghormati perbedaan dan mempraktikkan nilai-nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Sebagai pembicara terakhir, Drs. K.H. Dawamudin Masdar, M.Ag., mantan Ketua FKUB Kebumen yang mewakili agama Islam, menjelaskan landasan toleransi dalam Al-Qur’an serta keberadaan Piagam Madinah.

Piagam tersebut merupakan konstitusi yang disusun oleh Nabi Muhammad SAW untuk mengatur kehidupan bersama antara umat Islam, Yahudi, dan kelompok lainnya dalam satu komunitas yang majemuk, dengan menjamin kebebasan beragama, kesetaraan di hadapan hukum, serta hak dan kewajiban bersama guna mewujudkan perdamaian dan keadilan.

Ia menegaskan bahwa toleransi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. “Toleransi bukan hanya menghormati perbedaan, tetapi juga membangun hubungan yang harmonis dan saling mendukung,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi SMAN 1 Kebumen semakin memahami pentingnya sikap toleransi serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai saling menghargai dalam kehidupan sekolah maupun bermasyarakat. (Budi setiyanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBH FERADI WPI SITUBONDO: MASYARAKAT JANGAN MUDAH PERCAYA TULISAN “BARANG HILANG BUKAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PARKIR”
Situs Ndalem Pojok Kediri Gelar Ruwat Agung Soekarno, Gaungkan Kembali Jati Diri Bangsa untuk Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
Pengukuhan DPC Jurnalis Terate Indonesia Cabang Jombang Perkuat Sinergi Organisasi dan Profesionalisme Insan Pers
Polsek Jogoroto Pantau Pertumbuhan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
DAMAI DALAM MEDIASI, FAKTA BARU MUNCUL: PELAKU USAHA MENGAKU RUGI HINGGA RP40 JUTA, DUGAAN MENYERET OKNUM ORGANISASI
Operasi Tes Urin di Titik-titik vital Pintu Masuk Pelabuhan Jamrud, Satreskoba KP3 Amankan 5 Orang Positif Narkoba dan Sita 6 Dus Rokok Ilegal
Tim Hukum FERADI WPI DPC Kota Semarang, Sukindar dan Donny Andretti, Dampingi Ning Yetty Semarang Upayakan Gugatan Pembatalan Lelang
YAYASAN BELA NEGARA BARRATA BARISAN RAKYAT TANAH AIR SIAP KAWAL DUGAAN KASUS PENGEROYOKAN WARTAWAN HINGGA MEMPEROLEH KEPASTIAN HUKUM
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:13 WIB

PBH FERADI WPI SITUBONDO: MASYARAKAT JANGAN MUDAH PERCAYA TULISAN “BARANG HILANG BUKAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PARKIR”

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:32 WIB

Situs Ndalem Pojok Kediri Gelar Ruwat Agung Soekarno, Gaungkan Kembali Jati Diri Bangsa untuk Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:26 WIB

Pengukuhan DPC Jurnalis Terate Indonesia Cabang Jombang Perkuat Sinergi Organisasi dan Profesionalisme Insan Pers

Minggu, 14 Juni 2026 - 03:48 WIB

Polsek Jogoroto Pantau Pertumbuhan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:17 WIB

DAMAI DALAM MEDIASI, FAKTA BARU MUNCUL: PELAKU USAHA MENGAKU RUGI HINGGA RP40 JUTA, DUGAAN MENYERET OKNUM ORGANISASI

Berita Terbaru