Perkuat Akses Keadilan Hingga Ke Desa, Kemenkum Kepri Buka Pelatihan Paralegal Gelombang III

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CyberTNI.id | TANJUNGPINANG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Riau (Kanwil Kemenkum Kepri) kembali menegaskan komitmennya dalam memeratakan akses keadilan hingga ke pelosok daerah. Hal ini ditandai dengan dibukanya Pelatihan Paralegal Serentak (Parletak) Desa/Kelurahan Gelombang III yang berlangsung secara daring, Selasa (03/02/2026).

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian program Parletak yang telah sukses dilaksanakan pada gelombang sebelumnya. Dalam laporannya, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (Kadiv P3H) menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memastikan para Paralegal di seluruh Provinsi Kepulauan Riau memiliki standar kompetensi yang mumpuni dalam memberikan layanan di Pos Bantuan Hukum (Posbankum).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kepri, Edison Manik, dalam sambutannya menekankan bahwa Paralegal memiliki peran strategis sebagai garda terdepan negara dalam membantu masyarakat memahami hukum.

Baca Juga:  Diduga Dipersulit Oknum, Pemilik Mobil Alami Kendala Pengambilan Kendaraan Di Polresta Yogyakarta

“Kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen kami untuk memperluas akses keadilan. Paralegal bukan sekadar pendamping, melainkan jembatan bagi warga desa untuk mendapatkan solusi hukum, terutama melalui jalur nonlitigasi atau musyawarah mufakat yang berkeadilan,” tegas Edison.

Pelatihan ini membekali para peserta dengan materi mendalam mengenai Hak Asasi Manusia (HAM), perspektif gender, serta perlindungan bagi kelompok rentan. Narasumber yang dihadirkan merupakan para pakar dari berbagai Lembaga Bantuan Hukum (LBH), di antaranya Abdul Gafar (LBH Yayasan Suara Keadilan), Angga Siagian (LBH Tuah Keadilan Lingga), dan Linda Teresna (LBH Sahabat Anak Indonesia).

Narasumber mengingatkan agar Paralegal mampu menjadi mediator dan berkoordinasi dengan aparat desa untuk menyelesaikan konflik tersebut secara damai.

 

Pimum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang
Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
Diduga Jaringan WiFi Ilegal Beroperasi di Dusun Sumberejo, Sejumlah Perizinan dan Legalitas Dipertanyakan
Jombang Gelar Champion Jombang X, Seleksi Atlet Menuju Kejurcab dan Kejurwil
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:33 WIB

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:50 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:53 WIB

Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:21 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:08 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru