Tingkatkan Konektivitas Warga, Peletakan Batu Pertama Jembatan Beton Garuda Kota Blitar Resmi Dimulai

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id |Blitar – Sinergitas kuat antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri dan instansi vertikal di Kota Blitar kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Bertempat di lokasi jembatan beton Garuda, Jl. Sawunggaling Gang Kyai Jamal RT. 01 RW. 06 Kelurahan Sentul Kecamatan Kepanjenkidul Kota Blitar, telah dilaksanakan prosesi Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jembatan Beton Garuda di Sungai Cari pada Selasa (9/6/2026). Infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi transportasi yang aman sekaligus penggerak roda ekonomi lokal bagi warga sekitar.

Apresiasi mendalam datang dari masyarakat setempat yang disampaikan oleh Bpk. Suwanto selaku tokoh masyarakat Lingkungan Sentul. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Daerah, TNI, dan seluruh pihak terkait yang telah merealisasikan penantian panjang warga, khususnya di wilayah Ngadirejo dan Sentul. Warga menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh proses pembangunan serta berkomitmen menjaga dan merawat jembatan ini secara swadaya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi mendatang.

Sementara itu Walikota Blitar dalam sambutannya yang dibacakan oleh Camat Kepanjenkidul, Bpk. Asrofi Romli, S.P., menegaskan bahwa Jembatan Garuda adalah jawaban nyata atas aspirasi masyarakat akan jalur transportasi yang layak. Pemerintah Kota Blitar memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Kodim 0808 Blitar atas inisiasi dan program unggulannya yang turun langsung mengakomodir kebutuhan warga. Tantangan berat dalam menaklukkan medan Jurang Sembot dinilai menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong-royong “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat” mampu menyelesaikan masalah seberat apa pun.

Baca Juga:  PBH FERADI WPI SITUBONDO: MASYARAKAT JANGAN MUDAH PERCAYA TULISAN "BARANG HILANG BUKAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PARKIR"

Walikota juga menitipkan pesan krusial kepada jajaran pelaksana dan pengawas proyek agar pengerjaan jembatan dilakukan dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan kualitas keselamatan kerja. Pelaksana diminta tidak hanya mengejar target waktu, melainkan memastikan struktur jembatan berdiri kokoh dan berumur panjang. Senada dengan hal tersebut, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Arudyawan, SH, MHi menekankan bahwa proyek ini merupakan wujud nyata sinergitas lintas sektor demi percepatan pembangunan nasional di tingkat daerah.

Di akhir arahannya, Dandim mengingatkan pentingnya pengawasan dan koordinasi yang ketat agar pembangunan berjalan sesuai dengan linimasa yang direncanakan tanpa mengurangi standar kualitas konstruksi. Dengan terhubungnya kembali akses di Sungai Cari ini, konektivitas antarwilayah diharapkan semakin lancar dan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat di Kelurahan Sentul dan Ngadirejo. Seluruh rangkaian acara peletakan batu pertama berjalan dengan tertib, aman, dan ditutup dengan doa bersama demi kelancaran pembangunan dari awal hingga akhir.

 

 

Rhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TKD WAGE DALAM SOROTAN — PEMERINTAH SIDOARJO JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK DIAM
Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan
Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi
Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI
Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang
TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”
Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”
Basriyanto SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sosok Tegas & Pemberani Berhati Lembut, Tangannya Senantiasa Terulur Bagi Pencari Keadilan Yang Kurang Mampu
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:33 WIB

TKD WAGE DALAM SOROTAN — PEMERINTAH SIDOARJO JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK DIAM

Selasa, 22 September 2026 - 04:05 WIB

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan

Senin, 21 September 2026 - 22:35 WIB

Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi

Senin, 21 September 2026 - 10:08 WIB

Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI

Minggu, 20 September 2026 - 06:11 WIB

TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”

Berita Terbaru