Operasi Patuh Candi 2026 Ditunda, Polda Jateng Tunggu Jadwal Baru Dari Korlantas Polri

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id |SEMARANG — Pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 8 Juni 2026, di seluruh wilayah Jawa Tengah resmi ditunda. Penundaan tersebut dilakukan berdasarkan arahan dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, membenarkan adanya penundaan operasi lalu lintas tahunan tersebut. Menurutnya, seluruh jajaran kepolisian daerah masih menunggu instruksi lanjutan terkait jadwal pelaksanaan yang baru.

“Betul ditunda juga, aba-aba dari Korlantas Mabes Polri,” ujar Artanto, Senin (8/6/2026).

Sebelumnya, Operasi Patuh 2026 direncanakan digelar secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah hukum Polda Jawa Tengah dengan sandi Operasi Patuh Candi 2026.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menjelaskan bahwa penundaan dilakukan karena Polri saat ini tengah memfokuskan perhatian pada rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhayangkara.

“Kita tunda, Polri konsen Hari Bhayangkara,” kata Agus.

Ia menambahkan, Korlantas Polri masih melakukan penyesuaian jadwal sehingga belum dapat memastikan waktu pelaksanaan Operasi Patuh 2026 di seluruh Indonesia.

Meski ditunda, tujuan utama Operasi Patuh Candi 2026 tetap tidak berubah, yakni menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban kecelakaan, sekaligus meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di masyarakat.

Baca Juga:  Dandim 0808/Blitar Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026, Kirab Gunungan Lima Dan Genduri Pancasila Perkuat Semangat Persatuan

Sebelumnya, Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Pratama Adhyasastra, menyampaikan bahwa operasi tersebut dirancang berlangsung selama 14 hari dan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah hukum Polda Jawa Tengah bersama polres jajaran.

Dalam pelaksanaannya, operasi akan mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis yang didukung penegakan hukum melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) maupun tilang konvensional.

“Operasi Patuh Candi 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar semakin disiplin dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” ujar Pratama.

Polda Jawa Tengah juga menargetkan berbagai pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, termasuk praktik modifikasi atau penggunaan penutup pelat nomor kendaraan yang bertujuan menghindari tangkapan kamera ETLE.

Hingga saat ini, Korlantas Polri maupun Polda Jawa Tengah belum mengumumkan jadwal pengganti pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026. Masyarakat diimbau tetap mematuhi aturan lalu lintas meskipun operasi tersebut untuk sementara ditunda.

 

Rhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang
Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
Diduga Jaringan WiFi Ilegal Beroperasi di Dusun Sumberejo, Sejumlah Perizinan dan Legalitas Dipertanyakan
Jombang Gelar Champion Jombang X, Seleksi Atlet Menuju Kejurcab dan Kejurwil
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:33 WIB

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:50 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:53 WIB

Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:21 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:08 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru