Oknum Driver Gocar Tega!! Menurunkan Penumpangnya Di Tengah Jalan

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BeritaIntelijenNegara.id ||Surabaya – Seorang penumpang layanan transportasi online GoCar berinisial SW mengaku diduga ditelantarkan oleh pengemudi berinisial ARS saat perjalanan dari Victory Land Sidoarjo menuju Bakso Bang Disco Surabaya. Peristiwa tersebut menuai perhatian publik, lantaran layanan transportasi Gocar yang dikenal profesional harus tercoreng akibat ulah oknum drivernya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun awak media, SW awal mula korban memesan melalui aplikasi online dan mendapatkan kendaraan Toyota Calya hitam dengan nopol W1356PX dengan driver ARS. Kamis (09/07/2026) sekira pukul 22.39 Wib.

Selama di perjalanan SW memberi saran driver agar melewati jalan alternatif yang searah dengan rute perjalanan karena SW ingin mampir ke sebuah toko namun pihak driver menolak dengan dalih driver ingin mengisi BBM di rest area Tol Sidoarjo dan perjalanan harus sesuai dengan map aplikasi, disitulah awal mula cekcok antara SW dan ARS terjadi.

Perjalanan dari Sidoarjo menuju Surabaya melewati jalan tol, guna menghemat ongkos transportasi SW memberikan kartu E-Toll nya agar tidak ada biaya tambahan, dan disetujui oleh driver tersebut. Namun sesampainya di Surabaya bukannya SW diturunkan ke tujuan SW justru diturunkan di Jalan Jarak Surabaya. Padahal tujuan untuk perjalanan di Bakso Bang Disco yang berada di jalan Pasar Kembang Surabaya. Selain tidak mengantarkan SW hingga tujuan sebagaimana tercantum dalam aplikasi, driver juga membawa kartu E-Toll milik SW.

Baca Juga:  Korlantas Polri Maksimalkan ETLE Drone Patrol Presisi Di Tol Tangerang - Jakarta

Korban menyebut pengemudi menghentikan perjalanan di lokasi yang berbeda dari titik tujuan dan meminta penumpang turun, sehingga korban harus mencari transportasi lain untuk melanjutkan perjalanan.

Korban mengaku mengalami kerugian berupa keterlambatan, ketidaknyamanan, serta merasa dirugikan karena layanan yang dipesan tidak diselesaikan sesuai kesepakatan. Atas kejadian tersebut, korban berharap pihak penyedia layanan transportasi online dapat memberikan penjelasan sekaligus melakukan evaluasi terhadap dugaan tindakan pengemudi.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti alasan pengemudi menghentikan perjalanan sebelum tujuan akhir. Belum ada keterangan resmi dari pengemudi maupun pihak perusahaan terkait dugaan penelantaran tersebut.

Pengamat menilai, apabila terbukti terjadi pelanggaran terhadap standar pelayanan, perusahaan aplikasi transportasi diharapkan menindaklanjuti laporan pelanggan sesuai prosedur yang berlaku. Kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi daring dinilai sangat bergantung pada kepastian perlindungan dan penyelesaian setiap keluhan pelanggan secara transparan.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian semua pihak agar pelayanan transportasi online tetap mengedepankan aspek keselamatan, profesionalisme, serta kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa. Hingga saat ini, proses klarifikasi dari para pihak masih dinantikan.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: KJN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan
Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi
Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI
Polres Salatiga, Sudah Jelas Bukti CCTV dugaan Pengroyokan & Dugaan Percobaan Pembunuhan Dengan Linggis Besi, Kenapa Belum ditangkap? Ujar Eko Ponco,S.H.
Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang
TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”
Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”
Basriyanto SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sosok Tegas & Pemberani Berhati Lembut, Tangannya Senantiasa Terulur Bagi Pencari Keadilan Yang Kurang Mampu
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:05 WIB

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan

Senin, 21 September 2026 - 22:35 WIB

Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi

Senin, 21 September 2026 - 10:08 WIB

Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI

Minggu, 20 September 2026 - 13:27 WIB

Polres Salatiga, Sudah Jelas Bukti CCTV dugaan Pengroyokan & Dugaan Percobaan Pembunuhan Dengan Linggis Besi, Kenapa Belum ditangkap? Ujar Eko Ponco,S.H.

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang

Berita Terbaru