DIDUGA KADES POHKONYAL BANTAH ISU PENJARINGAN PERANGKAT DESA HABISKAN RATUSAN JUTA

- Penulis

Selasa, 1 September 2026 - 14:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NGAWIBeritaIntelijenNegara.id – Kepala Desa Pohkonyal, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Sukirno, membantah kabar yang menyebut proses penjaringan dan pengisian perangkat desa di wilayahnya menghabiskan anggaran hingga ratusan juta rupiah.

Sukirno menegaskan, anggaran yang digunakan untuk kegiatan tersebut hanya sekitar Rp37,4 juta.

“Informasi yang beredar di masyarakat itu tidak benar. Anggaran untuk penjaringan perangkat Desa Pohkonyal sekitar Rp37,4 juta, bukan ratusan juta,” kata Sukirno di kantor desa, Senin 31/08/2026.

Untuk Isi 2 Formasi Jabatan

Penjaringan perangkat desa dilaksanakan untuk mengisi 2 formasi, yaitu Kaur Perencanaan dan Kepala Dusun Pohkonyal 1. Ujian seleksi digelar pada 20 Agustus 2026 di SMPN 1 Bringin, Kabupaten Ngawi.

Untuk formasi Kaur Perencanaan diikuti 11 peserta. Dari hasil seleksi, Eka Mariana dinyatakan lolos. Sementara untuk formasi Kasun Pohkonyal 1 diikuti 5 peserta dan yang lolos adalah Bayu Sanjaya.

Sebelum pelaksanaan, Pemdes Pohkonyal telah menempuh sejumlah tahapan sesuai aturan. Diawali musyawarah pembentukan panitia yang dihadiri BPD, tokoh masyarakat, dan Pemdes.

Dari musyawarah tersebut terpilih Wahyudi sebagai Ketua Panitia. Selanjutnya panitia menjalankan proses penjaringan, pendaftaran, pelaksanaan ujian, hingga penetapan peserta yang lolos.

Saat ini, pemerintah desa tinggal menunggu proses pelantikan perangkat terpilih.

Baca Juga:  Diduga Boneka, Ternyata Jasad Pria Mengambang Di Kali Pancir Mojowarno

Anggaran Transparan, Ada Dana Talangan

Anggota Panitia Penjaringan, Samin, membenarkan total anggaran yang digunakan Rp37,4 juta.

“Anggaran untuk kegiatan tersebut Rp37,4 juta. Untuk RAB dan berita acara semuanya ada dan lengkap,” ujar Samin.

Terkait isu ini, Camat Pangkur Sukamto menyebut persoalan muncul karena adanya miskomunikasi dengan sebagian warga.

Ia menjelaskan, Kepala Desa sempat memiliki niat baik memberikan dana talangan agar kegiatan berjalan. Mekanisme pengembaliannya pun sudah disepakati bersama BPD, panitia, dan tokoh masyarakat.

“Sebetulnya Kepala Desa Pohkonyal berniat baik, namun terjadi miskomunikasi dengan warga. Mengenai tata kelola keuangan tentunya harus transparan,” kata Sukamto saat dikonfirmasi.

“Untuk pengembalian dana talangan bisa diambilkan dari perubahan anggaran. Berita acara sejak awal juga sudah ada dan disepakati bersama,” jelasnya.

Sukamto menambahkan, pihak Kecamatan Pangkur juga membantu proses administrasi dan pengajuan pelantikan perangkat desa terpilih agar tidak ada kendala.

“Dengan selesainya tahapan penjaringan dan ujian, kini Pemdes Pohkonyal tinggal menunggu proses administrasi dan pelantikan Eka Mariana sebagai Kaur Perencanaan dan Bayu Sanjaya sebagai Kasun Pohkonyal 1,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Adie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pengeroyokan di Apartemen Gateway Bandung Disorot, Polisi Janji Bertindak Profesional Tanpa Pandang Bulu
Perhutani Jombang Perduli Lingkungan Bagikan Bibit Ke Warga Yang Melintas
Penyidik Polresta PATI Perlu Belajar Memanggil Dengan Patut, Ujar Mustaqim,S.H. Ketua DPC FERADI WPI-SUBUR JAYA PATI: Panggilan Klarifikasi 04 September 2026, Surat Baru Diterima Kuswandi 06 September 2026
Surat Panggilan Polresta Pati Dinilai Tak Patut & Tak Wajar, Kuswandi Terima Surat Setelah Jadwal Klarifikasi Lewat
SPPG Rejoagung 3 Ploso Hentikan MBG Tanpa Alasan Yang Jelas Dipertanyakan, Pemerintah dan BGN Jombang Diminta Jangan Diam
Kesatria Jawa Bersatu dan CyberTNI.id Perkuat Konsolidasi, Bahas Isu Strategis dan Dinamika yang Berkembang di Masyarakat
TANAH TKD WAGE DIPERTANYAKAN, GRAND ALOHA BERDIRI DI ATAS LAHAN YANG DIDUGA ASET DESA
Proyek Revitalisasi SMAN 1 Karangjati Rp1,4 Miliar Disorot: K3 Diduga Diabaikan, Tenaga Kerja Lokal Minim
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 00:39 WIB

Dugaan Pengeroyokan di Apartemen Gateway Bandung Disorot, Polisi Janji Bertindak Profesional Tanpa Pandang Bulu

Selasa, 8 September 2026 - 04:56 WIB

Perhutani Jombang Perduli Lingkungan Bagikan Bibit Ke Warga Yang Melintas

Selasa, 8 September 2026 - 01:39 WIB

Penyidik Polresta PATI Perlu Belajar Memanggil Dengan Patut, Ujar Mustaqim,S.H. Ketua DPC FERADI WPI-SUBUR JAYA PATI: Panggilan Klarifikasi 04 September 2026, Surat Baru Diterima Kuswandi 06 September 2026

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Surat Panggilan Polresta Pati Dinilai Tak Patut & Tak Wajar, Kuswandi Terima Surat Setelah Jadwal Klarifikasi Lewat

Senin, 7 September 2026 - 11:14 WIB

SPPG Rejoagung 3 Ploso Hentikan MBG Tanpa Alasan Yang Jelas Dipertanyakan, Pemerintah dan BGN Jombang Diminta Jangan Diam

Berita Terbaru