Krisis Kepercayaan Publik Memuncak: Polda Jatim Copot Kapolres Tuban Usai Skandal Penyiksaan

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SurabayaBeritaIntelijenNegara.id – Gelombang tekanan publik akhirnya membuahkan hasil. Sejak 5 hingga 12 Desember 2025, ribuan massa dari Organisasi Kemasyarakatan Madura Asli (MADAS) Sedarah menggelar aksi besar-besaran di halaman Mapolda Jawa Timur. Mereka mendesak pencopotan Kapolres Tuban setelah mencuatnya dugaan kasus salah tangkap disertai penyiksaan berat terhadap seorang warga bernama Muhammad Rifai, asal Desa Kebonharjo, Kecamatan Jatirogo, Tuban.

Kasus ini mencuri perhatian publik karena Rifai diduga ditangkap tanpa bukti kuat oleh oknum Unit Jatanras Satreskrim Polres Tuban. Bukannya diperlakukan sesuai prosedur hukum, Rifai justru mengaku mengalami kekerasan brutal sejak awal penangkapan. Keluarga dan saksi menyebut Rifai dipukul, disetrum, hingga dianiaya secara keji, menyebabkan luka serius di bagian kepala, dada, punggung, serta hampir merenggut nyawanya.

Sederet temuan dan laporan keluarga pun membuat publik kian resah dan marah. MADAS Sedarah kemudian turun tangan, dipimpin langsung Ketua Umum, Bung Taufik, yang bergerak cepat melakukan advokasi dan audiensi resmi dengan Polda Jawa Timur. Aksi massa yang berlangsung selama sepekan itu semakin menekan aparat untuk mengambil langkah tegas guna memulihkan kepercayaan publik.

Puncaknya, Kapolda Jawa Timur akhirnya mengabulkan tuntutan massa. Kapolres Tuban resmi dicopot dari jabatannya, dan posisinya digantikan oleh Kombes Pol Agung, yang sebelumnya menjabat sebagai Irwasda Polda Jatim. Keputusan ini disambut sorak kemenangan dan rasa lega dari ribuan anggota dan simpatisan MADAS Sedarah.

Baca Juga:  *Tangkal Berita Framing fitting, AKP Adik Agus Putrawan. SH,. MH dan Drs. Siswanto. CH, CHt,. CMt, Angkat Bicara di Forum Sinau Bareng*

Ketua Umum MADAS Sedarah, Bung Taufik, menyampaikan rasa syukur atas kompaknya perjuangan seluruh anggota dari berbagai DPD di Indonesia. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan bukti bahwa suara rakyat tidak boleh diremehkan.

> “Perjuangan ini bukan perjuangan satu orang. Ini adalah perjuangan kita bersama. Terima kasih kepada seluruh kawan-kawan yang tetap solid dan tidak terpecah oleh isu apa pun. Kita akan terus bekerja melakukan yang terbaik untuk Indonesia,” tegas Bung Taufik.

 

Ia juga mengingatkan seluruh anggota MADAS Sedarah agar tetap menjaga persatuan, tidak terprovokasi oleh komentar liar, dan mengedepankan pendekatan damai dalam setiap langkah perjuangan.

Dengan pencopotan Kapolres Tuban dan proses hukum yang kini mulai berjalan, publik berharap kasus dugaan penyiksaan ini menjadi momentum bagi institusi kepolisian untuk melakukan pembenahan internal serta memastikan kasus serupa tidak terulang. (Can)

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Ormas madas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBH FERADI WPI SITUBONDO: MASYARAKAT JANGAN MUDAH PERCAYA TULISAN “BARANG HILANG BUKAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PARKIR”
Situs Ndalem Pojok Kediri Gelar Ruwat Agung Soekarno, Gaungkan Kembali Jati Diri Bangsa untuk Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
Pengukuhan DPC Jurnalis Terate Indonesia Cabang Jombang Perkuat Sinergi Organisasi dan Profesionalisme Insan Pers
Polsek Jogoroto Pantau Pertumbuhan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
DAMAI DALAM MEDIASI, FAKTA BARU MUNCUL: PELAKU USAHA MENGAKU RUGI HINGGA RP40 JUTA, DUGAAN MENYERET OKNUM ORGANISASI
Operasi Tes Urin di Titik-titik vital Pintu Masuk Pelabuhan Jamrud, Satreskoba KP3 Amankan 5 Orang Positif Narkoba dan Sita 6 Dus Rokok Ilegal
Tim Hukum FERADI WPI DPC Kota Semarang, Sukindar dan Donny Andretti, Dampingi Ning Yetty Semarang Upayakan Gugatan Pembatalan Lelang
YAYASAN BELA NEGARA BARRATA BARISAN RAKYAT TANAH AIR SIAP KAWAL DUGAAN KASUS PENGEROYOKAN WARTAWAN HINGGA MEMPEROLEH KEPASTIAN HUKUM
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:13 WIB

PBH FERADI WPI SITUBONDO: MASYARAKAT JANGAN MUDAH PERCAYA TULISAN “BARANG HILANG BUKAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PARKIR”

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:32 WIB

Situs Ndalem Pojok Kediri Gelar Ruwat Agung Soekarno, Gaungkan Kembali Jati Diri Bangsa untuk Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:26 WIB

Pengukuhan DPC Jurnalis Terate Indonesia Cabang Jombang Perkuat Sinergi Organisasi dan Profesionalisme Insan Pers

Minggu, 14 Juni 2026 - 03:48 WIB

Polsek Jogoroto Pantau Pertumbuhan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:17 WIB

DAMAI DALAM MEDIASI, FAKTA BARU MUNCUL: PELAKU USAHA MENGAKU RUGI HINGGA RP40 JUTA, DUGAAN MENYERET OKNUM ORGANISASI

Berita Terbaru