Pawai Budaya Desa Kedung Losari Meriah, Lima Dusun Tampilkan Kreasi Seni dan Ragam Busana Adat Nusantara

- Penulis

Senin, 14 September 2026 - 02:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Jombang — Semangat melestarikan seni, budaya, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat kembali terlihat dalam gelaran pawai budaya di Desa Kedung Losari, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Kegiatan berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai kreasi seni dari perwakilan lima dusun yang ada di Desa Kedung Losari.

Kegiatan tersebut mendapat perhatian dan dukungan dari unsur pemerintahan, TNI-Polri, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tembelang beserta jajaran, Kapolsek Tembelang, Danramil Tembelang beserta anggota, Kepala Desa Kedung Losari bersama istri, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Desa Kedung Losari.

Sejak awal kegiatan, suasana di lokasi sudah tampak semarak. Masyarakat berkumpul untuk menyaksikan secara langsung penampilan para peserta yang datang dari berbagai dusun di wilayah Desa Kedung Losari.

Acara diawali dengan sambutan dari Sekcam Kecamatan Tembelang yang menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. Menurutnya, kegiatan budaya seperti ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan dan menjaga nilai-nilai budaya di tengah perkembangan zaman.

Sambutan juga disampaikan oleh Mohammad Hani. S.H, Kepala Desa Kedung Losari. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah desa memberikan penghargaan kepada masyarakat serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan semarak.

Salah satu daya tarik utama kegiatan adalah keterlibatan perwakilan dari lima dusun di Desa Kedung Losari. Masing-masing kelompok membawa konsep dan kreativitas tersendiri dalam menampilkan seni budaya di hadapan masyarakat.

Para peserta tampil menggunakan berbagai macam pakaian adat Nusantara, sehingga suasana pawai semakin berwarna. Beragam busana yang dikenakan peserta menjadi gambaran kekayaan budaya Indonesia yang memiliki berbagai tradisi dan identitas daerah.

Tidak hanya mengandalkan busana, masing-masing kelompok juga menampilkan kreasi seni yang dikemas secara menarik. Penampilan peserta diiringi suara sound system berkekuatan besar yang semakin menambah kemeriahan kegiatan.

Meski berlangsung dengan suasana penuh semangat, para peserta tetap mampu mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Antusiasme terlihat dari semangat masing-masing kelompok dalam menunjukkan kreativitas terbaik mereka.

Baca Juga:  HARRIANI BIANCA DARYANA, CPL., C.PFW., C.MDF., C.JKJ. : Sosok Rajawali Tangguh Yang Menginspirasi Dan Sebagai Wakil Ketua Umum FERADI WPI

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat Desa Kedung Losari untuk memperlihatkan bahwa tradisi dan kebudayaan masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat desa.

Pawai budaya tidak sekadar menjadi kegiatan hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah desa, masyarakat, pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur keamanan.

Kehadiran jajaran Kecamatan Tembelang, Polsek Tembelang, dan Koramil Tembelang turut memberikan rasa aman selama kegiatan berlangsung. Pengamanan dan pengaturan di lapangan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan tertib.

Kolaborasi berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kebersamaan dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung kegiatan masyarakat yang bersifat positif.

Bagi masyarakat, kegiatan seperti ini juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan budaya kepada generasi muda. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan gaya hidup, pengenalan seni serta pakaian adat Nusantara menjadi bagian penting dalam menjaga kecintaan terhadap budaya bangsa.

Kepala Desa Kedung Losari bersama jajaran pemerintah desa diharapkan dapat terus memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas seni dan budaya. Dengan demikian, kegiatan budaya tidak berhenti sebagai acara seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi tradisi yang mampu memperkuat identitas Desa Kedung Losari.

Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir, suasana tetap berlangsung meriah namun terkendali. Peserta maupun masyarakat mengikuti acara dengan penuh antusias tanpa mengganggu ketertiban umum.

Tidak terjadi persoalan berarti selama kegiatan berlangsung. Situasi di lokasi terpantau aman, tertib dan kondusif sampai acara selesai.

Pawai budaya Desa Kedung Losari akhirnya menjadi salah satu gambaran nyata semangat masyarakat dalam menjaga persatuan melalui seni dan budaya. Kreativitas lima dusun yang dipadukan dengan keberagaman pakaian adat Nusantara menjadi pesan bahwa perbedaan bukan penghalang untuk bersatu.

Justru melalui kebudayaan, masyarakat dapat terus membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesi.

 

Angel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan
Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi
Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI
Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang
TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”
Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”
Basriyanto SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sosok Tegas & Pemberani Berhati Lembut, Tangannya Senantiasa Terulur Bagi Pencari Keadilan Yang Kurang Mampu
Kedai Kopi Jam Tayang Sidoarjo Menjadi Rumah bagi Komunitas Mobil Dan Komunitas Lain
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:05 WIB

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan

Senin, 21 September 2026 - 22:35 WIB

Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi

Senin, 21 September 2026 - 10:08 WIB

Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang

Minggu, 20 September 2026 - 02:02 WIB

Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”

Berita Terbaru