Pengajian Umum dan Santunan Anak Yatim di Dusun Medelek Berlangsung Meriah, Penuh Kebersamaan dan Keberkahan

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Jombang – Semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh masyarakat Dusun Medelek, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Pada Selasa, 23 Juni 2026, warga bersama para pemuda dan pemudi Karang Taruna sukses menyelenggarakan Pengajian Umum dan Santunan Anak Yatim yang berlangsung meriah, khidmat, serta penuh makna.

Kegiatan tersebut terlaksana berkat dukungan penuh seluruh elemen masyarakat. Mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga para ibu-ibu muslimat turut berpartisipasi menyukseskan acara yang menjadi salah satu agenda penting dalam menyambut Bulan Suro.

Suasana semakin semarak dengan penampilan grup Hadroh ternama dari Jawa Timur yang berhasil menghibur sekaligus mengajak para jamaah untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui lantunan sholawat. Kehadiran para ulama dan kiai kondang turut menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang datang dari berbagai daerah.

Salah satu tokoh yang hadir dan mendapatkan perhatian khusus dari masyarakat adalah seorang ulama yang akrab dikenal dengan sebutan Mbah Bolong. Kehadirannya bersama para tokoh agama lainnya menambah khidmat suasana pengajian yang dipenuhi ribuan jamaah dari dalam maupun luar wilayah Jombang.

Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh politik daerah juga turut memberikan dukungan terhadap terselenggaranya acara tersebut. Di antaranya Bapak Naim yang dikenal sebagai tokoh dari PDI Perjuangan. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan dan sosial mampu menjadi sarana mempererat persatuan tanpa memandang latar belakang.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan doa bersama yang dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam doa tersebut, seluruh masyarakat memohon agar senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, kelancaran rezeki, keberhasilan dalam kehidupan, serta dijauhkan dari segala bentuk musibah dan bencana.

Baca Juga:  Sinergitas Perhutani KPH Jombang Dan TNI/ Satrad 405, Tanam Ribuan Jati Bentuk Tanggung Jawab Kelestarian Hutan

Momen santunan anak yatim menjadi bagian yang paling menyentuh dalam kegiatan tersebut. Bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata kepedulian sosial masyarakat Dusun Medelek terhadap anak-anak yatim agar mereka dapat merasakan kebahagiaan dan perhatian dari lingkungan sekitarnya.

Meski Dusun Medelek selama ini dikenal oleh sebagian masyarakat luas karena cerita-cerita yang berkembang mengenai aura mistik dan keangkeran wilayah tersebut, namun kegiatan ini membuktikan bahwa Dusun Medelek juga memiliki nilai-nilai religius, sosial, dan budaya yang sangat kuat. Melalui pengajian dan santunan anak yatim, masyarakat menunjukkan bahwa kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong tetap menjadi identitas utama warga setempat.

Acara yang tersusun dengan rapi dan sederhana tersebut mampu menghadirkan suasana yang penuh makna. Ceramah yang disampaikan para ulama tidak hanya berisi pesan-pesan keagamaan, tetapi juga diselingi humor yang menghibur sehingga para jamaah tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

Dengan memadukan nuansa religius, sosial, dan budaya, kegiatan Pengajian Umum dan Santunan Anak Yatim di Dusun Medelek berlangsung aman, tertib, damai, dan sukses. Antusiasme masyarakat yang memadati lokasi acara menjadi bukti bahwa kegiatan seperti ini masih sangat dinantikan dan memiliki peran penting dalam memperkuat silaturahmi antarwarga.

Keberhasilan penyelenggaraan acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus menjaga tradisi kebersamaan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari lingkungan sekitar.

 

Wawan Irawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang
Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
Diduga Jaringan WiFi Ilegal Beroperasi di Dusun Sumberejo, Sejumlah Perizinan dan Legalitas Dipertanyakan
Jombang Gelar Champion Jombang X, Seleksi Atlet Menuju Kejurcab dan Kejurwil
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:33 WIB

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:50 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:53 WIB

Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:21 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:08 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru