Presiden Prabowo Gelar Silaturahmi Dengan Pimpinan Ormas Islam dyan Tokoh Pesantren Di Istana Merdeka

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026 - 05:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas), tokoh agama Islam, serta pimpinan pondok pesantren untuk bersilaturahmi sekaligus membahas berbagai isu kebangsaan dan keumatan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (03/02/2026).

Usai pertemuan, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa dalam pertemuan, Presiden dan para tokoh membahas sejumlah isu strategis, salah satunya mengenai pembangunan kampung haji di Arab Saudi. Menag menjelaskan bahwa Indonesia telah memperoleh lahan sekitar 60 hektare yang berjarak 1 hingga 3 kilometer dari Kabah untuk dijadikan perkampungan haji, lengkap dengan fasilitas terowongan penghubung ke Masjidil Haram.

Dalam pertemuan tersebut juga dibahas terkait pengembangan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU) dengan manajemen profesional agar pengelolaan dana umat lebih transparan dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Desa Mojotrisno Monitoring Tanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Selain bersilaturahmi dan berdiskusi, pada kesempatan yang sama Presiden Prabowo juga menegaskan komitmen Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina secara utuh dan berdaulat melalui partisipasi aktif dalam Board of Peace (BoP).

Seusai pertemuan, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyampaikan bahwa langkah strategis Indonesia tersebut dilakukan dengan kewaspadaan tinggi dan konsolidasi bersama negara-negara Islam serta Timur Tengah guna memastikan bantuan dan pembelaan terhadap rakyat Palestina, khususnya di Gaza dan Tepi Barat, berjalan efektif.

Ketua MUI Anwar Iskandar dan Ketua Umum Wahdah Islamiyah Muhammad Zaitun Rasmin turut memberikan penguatan atas langkah Presiden yang secara konsisten mendorong perdamaian dan kemerdekaan Palestina.

Pimum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBH FERADI WPI SITUBONDO: MASYARAKAT JANGAN MUDAH PERCAYA TULISAN “BARANG HILANG BUKAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PARKIR”
Situs Ndalem Pojok Kediri Gelar Ruwat Agung Soekarno, Gaungkan Kembali Jati Diri Bangsa untuk Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
Pengukuhan DPC Jurnalis Terate Indonesia Cabang Jombang Perkuat Sinergi Organisasi dan Profesionalisme Insan Pers
Polsek Jogoroto Pantau Pertumbuhan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
DAMAI DALAM MEDIASI, FAKTA BARU MUNCUL: PELAKU USAHA MENGAKU RUGI HINGGA RP40 JUTA, DUGAAN MENYERET OKNUM ORGANISASI
Operasi Tes Urin di Titik-titik vital Pintu Masuk Pelabuhan Jamrud, Satreskoba KP3 Amankan 5 Orang Positif Narkoba dan Sita 6 Dus Rokok Ilegal
Tim Hukum FERADI WPI DPC Kota Semarang, Sukindar dan Donny Andretti, Dampingi Ning Yetty Semarang Upayakan Gugatan Pembatalan Lelang
YAYASAN BELA NEGARA BARRATA BARISAN RAKYAT TANAH AIR SIAP KAWAL DUGAAN KASUS PENGEROYOKAN WARTAWAN HINGGA MEMPEROLEH KEPASTIAN HUKUM
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:13 WIB

PBH FERADI WPI SITUBONDO: MASYARAKAT JANGAN MUDAH PERCAYA TULISAN “BARANG HILANG BUKAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PARKIR”

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:32 WIB

Situs Ndalem Pojok Kediri Gelar Ruwat Agung Soekarno, Gaungkan Kembali Jati Diri Bangsa untuk Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:26 WIB

Pengukuhan DPC Jurnalis Terate Indonesia Cabang Jombang Perkuat Sinergi Organisasi dan Profesionalisme Insan Pers

Minggu, 14 Juni 2026 - 03:48 WIB

Polsek Jogoroto Pantau Pertumbuhan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:17 WIB

DAMAI DALAM MEDIASI, FAKTA BARU MUNCUL: PELAKU USAHA MENGAKU RUGI HINGGA RP40 JUTA, DUGAAN MENYERET OKNUM ORGANISASI

Berita Terbaru