Beritaintelijennegara.id | JOMBANG – Sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki dan hasil panen yang melimpah, masyarakat Dusun Kedundoro, Desa Kedungotok, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, menggelar tradisi Sedekah Bumi pada Minggu (31/5/2026).
Kegiatan yang telah menjadi tradisi turun-temurun tersebut diawali sejak pagi hari dengan upacara adat dan arak-arakan keliling kampung. Berbagai tumpeng, gunungan hasil bumi, aneka kue, makanan ringan, sayur-sayuran, serta beragam buah-buahan diarak oleh warga sebagai simbol rasa syukur atas keberkahan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan iringan musik dari sound system yang menghibur masyarakat sepanjang perjalanan arak-arakan. Tidak hanya warga setempat, kegiatan ini juga menarik perhatian masyarakat dari luar daerah yang turut hadir untuk menyaksikan dan memeriahkan tradisi tahunan tersebut.
Kepala Desa Kedungotok beserta perangkat desa turut berbaur langsung dengan masyarakat, berjalan bersama mengiringi prosesi Sedekah Bumi. Kebersamaan yang terjalin mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dan persatuan warga dalam menjaga tradisi budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur.

Setelah arak-arakan selesai, seluruh warga berkumpul di balai desa. Suasana penuh keakraban terlihat saat masyarakat duduk bersama tanpa membedakan status maupun golongan, menciptakan kerukunan yang harmonis dan penuh kekeluargaan.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, acara tersebut juga mendapat pengamanan dari unsur Forkopimcam setempat, di antaranya Kapolsek, Babinsa, dan pihak terkait lainnya yang turut hadir mengawal jalannya kegiatan hingga selesai.
Menurut warga dan pemerintah desa, Sedekah Bumi merupakan bentuk ungkapan syukur atas rezeki yang berkah serta hasil panen yang melimpah. Selain itu, tradisi ini juga menjadi sarana doa bersama agar masyarakat senantiasa dijauhkan dari berbagai musibah, malapetaka, dan diberikan keselamatan, kesehatan, kedamaian, serta kemudahan rezeki.
Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan oleh seluruh warga. Usai berdoa, masyarakat kemudian saling berbagi hasil bumi yang telah diarak, mulai dari sayuran, buah-buahan, kue, hingga nasi tumpeng dan gunungan. Seluruh hasil bumi tersebut dinikmati bersama sebagai simbol kebersamaan, rasa syukur, dan keberkahan yang ingin dibagikan kepada sesama.

Tradisi Sedekah Bumi di Dusun Kedundoro tidak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya dan kearifan lokal, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan, serta menjaga kerukunan antarwarga demi terciptanya kehidupan yang damai dan sejahtera.
Agus_team













