Warga Keluhkan Bau Menyengat dari Kandang Ayam di Gabusbanaran

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | JOMBANG – Sejumlah warga di Desa Gabusbanaran, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, mengeluhkan bau tidak sedap yang diduga berasal dari beberapa kandang ayam yang disebut-sebut milik Kepala Desa setempat.

Keluhan tersebut disampaikan warga karena lokasi kandang berada tidak jauh dari permukiman. Bau menyengat disebut kerap tercium hingga ke area warung dan lingkungan sekitar, terutama pada waktu-waktu tertentu.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (12/8/2026), keberadaan kandang ayam tampak berada di area persawahan yang berdekatan dengan aktivitas warga. Kondisi lingkungan sekitar juga menjadi perhatian karena terdapat lalat yang disebut warga kerap masuk ke warung dan mengganggu kenyamanan.

Seorang warga yang ditemui awak media, namun identitasnya dirahasiakan, mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. Menurutnya, selain bau yang menyengat, banyaknya lalat juga membuat warga merasa tidak nyaman saat beraktivitas maupun menikmati makanan di warung.

“Bau kadang sangat menyengat. Lalat juga banyak, sampai masuk ke warung. Kami berharap ada perhatian agar kondisi ini tidak terus mengganggu warga,” ungkap sumber tersebut.

Warga juga menyampaikan bahwa selama ini pernah ada harapan agar masyarakat yang terdampak memperoleh bentuk kompensasi ketika masa panen ayam. Namun, menurut keterangan warga, pemberian yang pernah diterima disebut hanya berupa sebagian ayam dan tidak diberikan kepada seluruh warga terdampak.

Baca Juga:  Doa Bersama Warnai Pembukaan Pra TMMD Ke-127 Di Nagori Bahapal Raya

Selain persoalan bau dan lalat, warga juga mengaku pernah menyampaikan keluhan mengenai penggunaan obat atau penanganan tertentu untuk mengurangi bau serta mengendalikan lalat. Namun, warga menyebut mereka justru diminta melakukan pembelian sendiri.

Kondisi tersebut membuat sebagian warga merasa keluhan mereka belum mendapatkan penanganan sebagaimana yang diharapkan. Mereka berharap pengelola kandang dapat memperhatikan dampak lingkungan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Warga meminta adanya langkah konkret untuk mengurangi bau, mengendalikan populasi lalat, serta menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kandang. Mereka juga berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik antara pengelola usaha dan masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai keluhan warga tersebut masih bersumber dari keterangan masyarakat di sekitar lokasi. Konfirmasi dan tanggapan dari pihak pengelola kandang maupun Pemerintah Desa Gabusbanaran masih diperlukan untuk memperoleh penjelasan secara berimbang terkait pengelolaan kandang, pengendalian bau dan lalat, serta bentuk kompensasi kepada masyarakat terdampak.

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Melintasi Batas Wilayah demi Keadilan Dan Kebenaran
Jelang Laga Sengit, Kapolres Kuningan Imbau Bobotoh dan Jakmania Nonton di Rumah Saja Demi Menjaga Kondusifitas
Proyek Revitalisasi SD Negeri 4 Tirtobinangun Nganjuk Disorot: Abaikan Standar K3 dan Kualitas Beton Amburadul
REVITALISASI SMP NEGERI 5 KERTOSONO SENILAI Rp929 JUTA DISOROT, MUTU PENGECORAN BETON DIDUGA ASAL-ASALAN
Layanan SPKT Polres Metro Jakarta Utara Mengecewakan. Harriani Bianca, S.H. Waketum FERADI WPI / Ketua LBH FERADI Menyayangkannya
The Three Musketeers of Feradi Wpi, Revan Pratama Wijaya, Erwin Maulana, & Ganda Subrata, berperkara Di PN Cikarang
MUSIBAH DI BALIK PROYEK “SILUMAN” JALAN BALI: PEKERJA TERJEPIT ALAT BERAT, DUGAAN PELANGGARAN K3 DAN TANGGUNG JAWAB PELAKSANA DIPERTANYAKAN
BBM LANGKA, ANTREAN SPBU DI SITUBONDO MELUBER KE JALAN RAYA GNTP MINTA POLANTAS AKTIF AMANKAN PENGENDARA, PEMKAB DAN APARAT DIMINTA TERTIBKAN DUGAAN PRAKTIK “PENGIMBAL”
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Melintasi Batas Wilayah demi Keadilan Dan Kebenaran

Sabtu, 12 September 2026 - 05:17 WIB

Jelang Laga Sengit, Kapolres Kuningan Imbau Bobotoh dan Jakmania Nonton di Rumah Saja Demi Menjaga Kondusifitas

Kamis, 10 September 2026 - 17:26 WIB

Proyek Revitalisasi SD Negeri 4 Tirtobinangun Nganjuk Disorot: Abaikan Standar K3 dan Kualitas Beton Amburadul

Kamis, 10 September 2026 - 16:59 WIB

REVITALISASI SMP NEGERI 5 KERTOSONO SENILAI Rp929 JUTA DISOROT, MUTU PENGECORAN BETON DIDUGA ASAL-ASALAN

Kamis, 10 September 2026 - 08:38 WIB

The Three Musketeers of Feradi Wpi, Revan Pratama Wijaya, Erwin Maulana, & Ganda Subrata, berperkara Di PN Cikarang

Berita Terbaru