Reformasi Polri Dinilai Belum Optimal, Kepercayaan Publik Terus Diuji

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Cirebon, 3 Februari 2026 –Indonesia saat ini tengah menghadapi krisis kepercayaan publik, termasuk terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Reformasi Polri yang selama ini digaungkan dinilai oleh sebagian masyarakat dan aktivis belum berjalan optimal, bahkan disebut mengalami kegagalan total dalam praktik di lapangan.

Berbagai upaya reformasi sebenarnya telah dilakukan, mulai dari pembentukan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), peningkatan transparansi, hingga penguatan komitmen terhadap perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM). Namun demikian, sejumlah persoalan klasik masih terus mencuat dan menjadi tantangan serius, di antaranya praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang, dugaan tindakan represif dan pelanggaran HAM, serta menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Kepala Biro Cyber TNI ID Kabupaten Cirebon, Kusmin, menegaskan bahwa reformasi tidak cukup hanya sebatas wacana atau kebijakan administratif. Diperlukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan berkelanjutan yang disertai partisipasi aktif masyarakat melalui pengawasan publik agar reformasi benar-benar berdampak nyata.

Baca Juga:  Perhutani KPH Jombang Bersama KJPP Laksanakan Survey Aset Biologis

“Tanpa pengawasan masyarakat, reformasi hanya akan menjadi slogan,” tegasnya.
Sorotan tajam juga muncul terhadap pelayanan di Samsat Sumber, yang sejak 2 Februari 2026 diduga terjadi praktik pungutan liar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses pelayanan mulai dari cek fisik kendaraan hingga pencetakan STNK disebut-sebut harus disertai pembayaran tambahan dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp100.000 per unit kendaraan, dengan dalih persetujuan administrasi (ACC KTP).

Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM Garda Patriot Bersatu sekaligus Koordinator Aliansi LSM Cirebon Bergerak, Kusmin, S.CM, menegaskan bahwa upaya pemberantasan praktik menyimpang harus dilakukan secara tegas dan menyeluruh.

“Jika ingin benar-benar bersih, maka penindakan harus dilakukan secara totalitas dan tidak pandang bulu. Baik itu anggota Polri, TNI, ABK, maupun pegawai Samsat, semua harus tunduk pada hukum,” ujarnya.

Ia menambahkan, penegakan hukum yang adil dan transparan merupakan kunci utama dalam memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

 

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Jalan Kemuning Jombang Senilai Rp1,16 Miliar Disorot, Publik Minta Transparansi
TKD WAGE DALAM SOROTAN — PEMERINTAH SIDOARJO JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK DIAM
Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan
Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi
Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI
Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang
TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”
Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 05:27 WIB

Proyek Jalan Kemuning Jombang Senilai Rp1,16 Miliar Disorot, Publik Minta Transparansi

Rabu, 23 September 2026 - 00:33 WIB

TKD WAGE DALAM SOROTAN — PEMERINTAH SIDOARJO JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK DIAM

Selasa, 22 September 2026 - 04:05 WIB

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan

Senin, 21 September 2026 - 22:35 WIB

Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi

Senin, 21 September 2026 - 10:08 WIB

Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI

Berita Terbaru