Yonif 762/VYS Buka Ruang Inovasi: “Sinergi Mahasiswa UNIPA Untuk Masa Depan Pangan Papua Barat Daya”

- Penulis

Selasa, 17 Februari 2026 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Sorong,17 Februari 2026 — Mahasiswa jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Program Studi Agribisnis angkatan 2023 semester 6 Fakultas Pertanian Universitas Papua (UNIPA) melaksanakan kegiatan Farming Sharing Forum di Mako Yonif 762/Vira Yudha Sakti, Sorong, Papua Barat Daya, beberapa waktu yang lalu.

Sebanyak 41 mahasiswa hadir bersama dosen pendamping Dr. Ir. Ihwan Tjolli dan disambut langsung oleh Danyonif 762/VYS, Letkol Inf Sujarwo, S.H., dalam suasana penuh keakraban dan keharmonisan.

Kegiatan ini menjadi momen berharga yang mempertemukan generasi muda pertanian dengan prajurit di lapangan. Kehadiran mahasiswa di lingkungan satuan bukan sekadar kunjungan akademik, melainkan upaya membangun dialog yang memberi makna baru terhadap pengabdian, inovasi, dan penguatan sektor pangan di Papua Barat Daya.

Melalui forum tersebut, berbagai gagasan dan teknologi pertanian tepat guna dibahas secara interaktif, mulai dari pengolahan lahan, budidaya terpadu, hingga strategi pascapanen. Diskusi juga berkembang pada pengelolaan peternakan dan sistem pertanian berkelanjutan yang relevan dengan kondisi wilayah, sehingga membuka wawasan baru bagi kedua pihak.

Baca Juga:  H-2 Penutupan TMMD 127 Jembrana, Satgas dan Warga Kebut Penyempurnaan Jalan Desa Yeh Sumbul

Peran Yonif 762/VYS sebagai ruang inovasi lapangan memperlihatkan komitmen nyata satuan dalam mendukung penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini sejalan dengan program unggulan Kodam XVIII/Kasuari serta kebijakan pembangunan nasional yang mendorong kolaborasi lintas sektor melalui implementasi Integrated Farming Vidhasa.

Dari pertemuan sederhana di markas prajurit, tumbuh harapan besar bagi masa depan pangan Papua Barat Daya. Sinergi antara mahasiswa dan Yonif 762/VYS menghadirkan gambaran bahwa kekuatan ilmu pengetahuan dan semangat pengabdian dapat berjalan beriringan, membuka jalan menuju kemandirian pangan yang berkelanjutan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Pimum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang
Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
Diduga Jaringan WiFi Ilegal Beroperasi di Dusun Sumberejo, Sejumlah Perizinan dan Legalitas Dipertanyakan
Jombang Gelar Champion Jombang X, Seleksi Atlet Menuju Kejurcab dan Kejurwil
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:33 WIB

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:50 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:53 WIB

Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:21 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:08 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru