Dua Warga Binaan Dalam Rutan Ponorogo Beragama Nasrani Terima Remisi Natal Tahun 2025

- Penulis

Selasa, 30 Desember 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id |PONOROGO,Senin (29/12/2025) —Dua Warga binaan beragama Nasrani dalam
Rutan Kelas IIB Ponorogo mendapatkan remisi atau pengurangan masa pidana pada momentum Natal 2025.

Keduanya memperoleh remisi khusus (RK) I selama satu bulan.

Sementara dua napi lainnya belum memperoleh remisi karena tidak memenuhi syarat substantif.

Kepala Rutan Kelas IIB Ponorogo, Muhammad Agung Nugroho, menjelaskan bahwa kedua napi yang mendapat remisi tersebut tengah menjalani hukuman kasus penyalahgunaan narkoba dan tindak pidana korupsi (tipikor).

“Dua napi mendapatkan remisi khusus Natal selama satu bulan. Mereka warga Ponorogo, bukan titipan dari rutan lain,” ujar Agung.

Baca Juga:  Dugaan Musdes BUMDES Desa Mancar Peterongan Langgar Prosedur dan Aturan ASN, Ketua OKK DPC Grib Jaya Jombang Geram

Agung menambahkan, pemberian remisi didasarkan pada penilaian bahwa napi yang bersangkutan berkelakuan baik, tidak melakukan pelanggaran selama berada di dalam rutan, telah menjalani dua pertiga masa pidana, serta mengikuti program pembinaan dengan baik.

“Remisi ini menjadi bentuk penghargaan bagi warga binaan yang menaati aturan dan aktif dalam program pembinaan,” tambahnya.

Sebagai informasi, remisi biasanya diberikan pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus dan hari-hari besar keagamaan sesuai dengan agama yang dianut warga binaan.
(Nang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang
Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
Diduga Jaringan WiFi Ilegal Beroperasi di Dusun Sumberejo, Sejumlah Perizinan dan Legalitas Dipertanyakan
Jombang Gelar Champion Jombang X, Seleksi Atlet Menuju Kejurcab dan Kejurwil
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:33 WIB

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:50 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:53 WIB

Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:21 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:08 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru