Diduga Rugikan Korban Rp38 Juta, Pengusaha Rental di Sentul Tembelang Jombang Dilaporkan – Aparat Diminta Bertindak Tegas

- Penulis

Kamis, 9 April 2026 - 05:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Jombang — Seorang pengusaha rental mobil berinisial A.S yang beroperasi di wilayah Sentul, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, kini menjadi sorotan serius setelah diduga kuat terlibat dalam praktik penipuan dan pemerasan yang merugikan korban hingga Rp38 juta.

Kasus ini mencuat dari dugaan transaksi kerja sama atau sewa kendaraan yang awalnya berjalan normal, namun berujung pada tekanan terhadap korban. Korban mengaku tidak hanya dirugikan secara materi, tetapi juga mengalami intimidasi yang mengarah pada dugaan pemerasan, hingga akhirnya terpaksa menyerahkan sejumlah uang dalam nominal besar.

Yang lebih mengkhawatirkan, muncul indikasi adanya praktik terselubung berupa jaringan mafia gadai mobil rental lintas kota. Dugaan ini mengarah pada keterlibatan oknum-oknum tertentu, termasuk pihak yang disebut sudah tidak aktif namun masih bermain di balik layar. Jika benar, hal ini menunjukkan adanya pola kejahatan terorganisir yang tidak bisa dianggap remeh.

Baca Juga:  Babinsa Kelurahan Rembang Dampingi Kegiatan Penimbangan Balita Bersama Kader Posyandu

Perbuatan tersebut diduga melanggar ketentuan pidana, di antaranya:

  • Dugaan penipuan dengan modus tipu muslihat demi keuntungan pribadi,
  • Dugaan penggelapan atas aset milik orang lain secara melawan hukum.

Kedua dugaan ini memiliki ancaman pidana penjara maksimal hingga 4 tahun.
Masyarakat kini menunggu ketegasan aparat penegak hukum. Kasus ini tidak boleh berhenti hanya pada laporan semata harus ada tindakan nyata, transparan, dan tanpa pandang bulu. Jika dibiarkan, praktik seperti ini berpotensi merusak kepercayaan publik serta menciptakan rasa tidak aman di tengah masyarakat.

Penegakan hukum yang tegas dan terbuka menjadi kunci agar kasus ini terungkap secara terang benderang, serta menjadi peringatan keras bagi oknum-oknum lain yang mencoba bermain di sektor usaha rental dengan cara-cara melawan hukum.

angan beri ruang bagi praktik mafia, usut tuntas sampai ke akar.

 

PJR JOMBANG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang
Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
Diduga Jaringan WiFi Ilegal Beroperasi di Dusun Sumberejo, Sejumlah Perizinan dan Legalitas Dipertanyakan
Jombang Gelar Champion Jombang X, Seleksi Atlet Menuju Kejurcab dan Kejurwil
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:33 WIB

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:50 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:53 WIB

Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:21 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:08 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru