Diduga Tak Kantongi Perizinan, Kandang Ayam Broiler di Denanyar Dikeluhkan Warga

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | JOMBANG – Sebuah usaha penggemukan ayam broiler yang berlokasi di Jalan Semeru, Desa Denanyar, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, diduga beroperasi tanpa mengantongi sejumlah perizinan yang dipersyaratkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, kandang ayam tersebut memiliki kapasitas hampir 6.000 ekor ayam broiler dan beroperasi dalam skala kecil hingga mikro. Namun, keberadaan usaha tersebut menuai keluhan dari masyarakat karena dinilai menimbulkan dampak lingkungan.

Saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media, pihak pengelola yang disebut berinisial BPK awalnya enggan memberikan keterangan secara jelas. Namun kemudian yang bersangkutan mengakui bahwa usaha peternakan tersebut belum memiliki berbagai dokumen perizinan, di antaranya izin usaha peternakan, surat keterangan kelayakan kandang atau bebas penyakit, serta Nomor Kontrol Veteriner (NKV) yang merupakan sertifikat jaminan higiene dan sanitasi produk hewan.

Selain itu, warga juga mempertanyakan legalitas usaha terkait izin usaha dan persetujuan lingkungan yang seharusnya diperoleh sebelum kegiatan peternakan dijalankan.

Baca Juga: 

Menurut sejumlah warga yang tinggal di sekitar lokasi, sejak kandang ayam tersebut beroperasi, mereka merasakan dampak berupa bau menyengat yang berasal dari area peternakan serta meningkatnya populasi lalat yang dinilai mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan pengecekan serta verifikasi terhadap kelengkapan perizinan dan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas peternakan tersebut.

Sementara itu, berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, setiap kegiatan usaha yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan wajib memenuhi persyaratan administrasi, perizinan, dan ketentuan lingkungan sesuai dengan tingkat risiko usahanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah setempat maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan pelanggaran perizinan tersebut.

 

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Purnawirawan Legowo Salurkan Dana Sosial kepada Ahli Waris Almarhum Serka Suroto
Moment HUT TNI ke-81, Kapolres Jombang Beri Kejutan kepada Kodim 0814, Sat Radar 405 Ploso dan Subdenpom Jombang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Hadiri Wisuda UNWAHA Jombang, Dorong 600 Sarjana Berani Hadapi Tantangan Kehidupan
Siapakah Sosok Tokoh Senior dan Kawakan Yoshua Rivaldo, S.H., S.K.M., M.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX SekJend V DPP FERADI WPI
Bukan Sekadar Raih Gelar, Wisuda UNWAHA Jombang 2026 Dorong Sarjana Muda Ciptakan Karya dan Lapangan Kerja
Geger Desa Latsari! Dugaan Manipulasi Jual Beli Tanah Seret Nama Perangkat Desa, Keluarga Siap Tempuh Jalur Hukum
Kasus Dugaan Malpraktik Salsa, Ketua LBH Cakra Muhtadin Soroti Potensi Pidana dan Perlindungan Konsumen
KETUA UMUM KESATRIA JAWA BERSATU APRESIASI PENGUKUHAN PENGURUS DPC BLORA: “SATU KOMANDO, SATU KEHORMATAN”
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Purnawirawan Legowo Salurkan Dana Sosial kepada Ahli Waris Almarhum Serka Suroto

Selasa, 6 Oktober 2026 - 02:46 WIB

Moment HUT TNI ke-81, Kapolres Jombang Beri Kejutan kepada Kodim 0814, Sat Radar 405 Ploso dan Subdenpom Jombang

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:06 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Hadiri Wisuda UNWAHA Jombang, Dorong 600 Sarjana Berani Hadapi Tantangan Kehidupan

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Bukan Sekadar Raih Gelar, Wisuda UNWAHA Jombang 2026 Dorong Sarjana Muda Ciptakan Karya dan Lapangan Kerja

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 05:13 WIB

Geger Desa Latsari! Dugaan Manipulasi Jual Beli Tanah Seret Nama Perangkat Desa, Keluarga Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru