DUGAAN INTIMIDASI DAN PEMAKSAAN PENURUNAN BERITA USAI KASUS PENGGELAPAN MOBIL BERAKHIR DAMAI

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BeritaIntelijenNegara.id ||Ngawi – Polemik pasca penyelesaian perkara dugaan penggelapan mobil rental yang sempat dilaporkan ke Polres Ngawi kini memunculkan persoalan baru. Kali ini, sorotan tertuju pada dugaan adanya tekanan dan pemaksaan terhadap media untuk menurunkan pemberitaan yang sebelumnya diminta untuk dikawal dan dipublikasikan.

Mobil Sewa untuk Kegiatan MBG Diduga Digadaikan Rp40 Juta, Korban Rugi Ratusan Juta

Kasus tersebut bermula dari laporan dugaan penggelapan kendaraan rental yang tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/65/IV/2026/SPKT/POLRES NGAWI/POLDA JATIM. Saat itu, pemilik usaha rental kendaraan yang dikenal dengan nama Intan Trans berinisial S meminta agar perkembangan laporannya mendapat perhatian dan pengawalan media.

Berdasarkan informasi yang diterima, media kemudian memberitakan kasus tersebut sesuai kronologi yang disampaikan pelapor dan berdasarkan laporan resmi yang telah diterima pihak kepolisian.

Namun setelah proses hukum berjalan dan perkara tersebut dikabarkan berakhir dengan perdamaian antara para pihak, muncul permintaan dari pemilik rental agar berita yang telah dipublikasikan segera diturunkan.

Permintaan tersebut bahkan diduga disertai tekanan secara berulang. Dalam percakapan yang diterima media, pemilik rental menyampaikan pernyataan yang pada pokoknya menyebut bahwa urusannya dengan pihak terlapor telah selesai dan meminta agar berita dihapus.

Salah satu isi percakapan yang diterima media berbunyi:

“Urusanku sama Mas Novan sudah selesai dan dihapus beritanya. Sudah dari Polres saya tadi. Katanya Polres suruh biarin saja. Diperingatkan 2-3 kali. Jika tidak diturunkan, dari pihak media yang memberitakan urusan sama yang diberitakan, saya tidak ikut campur.”

Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan publik terkait adanya dugaan upaya intimidasi maupun tekanan terhadap kerja jurnalistik yang telah dilakukan berdasarkan laporan resmi yang sebelumnya justru diminta untuk dipublikasikan.

Baca Juga:  Kapolres Jombang Tegas di Hadapan 500 Pelajar: Stop Geng Motor dan Judi Online, Siapkan Diri Menuju Indonesia Emas 2045

Dalam prinsip hukum pers di Indonesia, pemberitaan yang dibuat berdasarkan fakta, keterangan narasumber, serta dokumen resmi tidak serta-merta wajib dihapus hanya karena perkara yang diberitakan kemudian berakhir damai. Apabila terdapat keberatan terhadap isi pemberitaan, mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers mengedepankan penggunaan Hak Jawab dan Hak Koreksi, bukan pemaksaan penghapusan berita.

Pers memiliki fungsi memberikan informasi kepada masyarakat mengenai suatu peristiwa yang memiliki nilai berita. Selama pemberitaan dilakukan sesuai kaidah jurnalistik, berimbang, dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, keberadaan berita tersebut merupakan bagian dari arsip informasi publik.

Sejumlah kalangan menilai bahwa tindakan meminta media mengawal kasus saat proses pelaporan berlangsung, namun kemudian mendesak penghapusan berita setelah perkara selesai, merupakan sikap yang tidak sejalan dengan prinsip keterbukaan informasi publik.

Media pada dasarnya bukan alat kepentingan salah satu pihak. Ketika suatu peristiwa memiliki nilai berita dan didukung fakta yang dapat diverifikasi, maka media berhak mempublikasikannya. Sebaliknya, apabila ada keberatan terhadap isi pemberitaan, penyelesaiannya harus ditempuh melalui mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan adanya arahan untuk menghapus pemberitaan tersebut. Oleh karena itu, media tetap membuka ruang klarifikasi kepada seluruh pihak guna menjaga prinsip keberimbangan dan profesionalitas jurnalistik.

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Intan trans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan
Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi
Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI
Polres Salatiga, Sudah Jelas Bukti CCTV dugaan Pengroyokan & Dugaan Percobaan Pembunuhan Dengan Linggis Besi, Kenapa Belum ditangkap? Ujar Eko Ponco,S.H.
Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang
TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”
Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”
Basriyanto SH, C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX. Sosok Tegas & Pemberani Berhati Lembut, Tangannya Senantiasa Terulur Bagi Pencari Keadilan Yang Kurang Mampu
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 04:05 WIB

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan

Senin, 21 September 2026 - 22:35 WIB

Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi

Senin, 21 September 2026 - 10:08 WIB

Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI

Minggu, 20 September 2026 - 13:27 WIB

Polres Salatiga, Sudah Jelas Bukti CCTV dugaan Pengroyokan & Dugaan Percobaan Pembunuhan Dengan Linggis Besi, Kenapa Belum ditangkap? Ujar Eko Ponco,S.H.

Minggu, 20 September 2026 - 11:12 WIB

Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang

Berita Terbaru