Grebeg Apem Jombang 2026: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | JOMBANGKAB – Suasana hangat menyelimuti jantung Kota Jombang saat ribuan warga memadati Alun-Alun pada Kamis (12/2) pagi. Mereka hadir untuk menyemarakkan kegiatan Grebeg Apem yang diselenggarakan Pemkab Jombang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang. Sebuah tradisi ‘Megengan’ yang sarat makna dalam menyongsong Ramadhan 1447 H.

Di tengah harum aroma kue apem yang khas, masyarakat diajak merenung sejenak untuk saling memaafkan dan menata batin.

Lebih dari sekadar seremoni tahunan, kegiatan ini menjadi simbol kesiapan warga kota santri dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan jiwa yang murni dan semangat kebersamaan yang erat.

Kemeriahan diawali dengan kirab gunungan apem yang diberangkatkan dari lapangan Pemkab Jombang oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo S.H., M.Si didampingi para Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang.

Selanjutnya barisan panjang yang terdiri dari puluhan lembaga pendidikan, grup musik patrol, hingga marching band mengawal 17 tumpeng apem raksasa. Dari titik start Pemkab Jombang selanjutnya berjalan menyusuri jalan KH. Wahid Hasyim, Jl Dr. Soetomo, Jl Bupati R. Sudirman, Jl Gub. Suryo dan finish di Pintu Timur dan berkumpul di Alun Alun Jombang, yang disambut langsung oleh Bupati Jombang Warsubi beserta Forkopimda, Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi beserta Ning Ema Erfina dan Ketua DWP Kabupaten Jombang Lilik Agus Purnomo

Angka 17 ini dipilih secara sengaja sebagai pengingat akan 17 rakaat salat wajib. Di atas kendaraan hias tersebut, tersusun rapi 15.750 buah apem warna warni yang siap diperebutkan oleh masyarakat yang hadir sebagai simbol sedekah dan permohonan maaf antar sesama.

Dalam sambutannya, Abah Bupati Jombang Warsubi menyampaikan pesan bagi seluruh umat Islam di Kabupaten Jombang. Beliau meminta masyarakat menyikapi potensi perbedaan awal puasa dengan bijak.

Baca Juga:  Bantu Panen Jagung, Anggota Satgaster Pos Halibete 2 Dongkrak Perekonomian Masyarakat Perbatasan

“Jangan sampai perbedaan dalam menentukan awal puasa justru menjadi penyebab perpecahan di antara kita. Sebaliknya, mari kita jadikan Ramadhan sebagai bulan yang penuh rahmat dan kedamaian, dengan mengedepankan nilai toleransi, ukhuwah, dan saling menghargai,” tutur Bupati Warsubi.

Menariknya, acara tahun ini juga disisipkan misi lingkungan. Mengingat bulan Februari bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional, Bupati secara resmi meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Beliau menekankan bahwa kesucian hati di bulan Ramadhan harus sejalan dengan kebersihan lingkungan fisik di rumah maupun ruang publik.

Momen yang paling ditunggu warga masyarakat yang hadir saat Grebeg/Purakan Apem dimulai. Selain ada santunan anak yatim juga doa bersama, gunungan apem tersebut langsung diperebutkan oleh warga yang hadir. Meriah, namun tetap berjalan tertib.

Acara ini ditutup dengan aksi simpatik bertajuk “Sampah Sayang” yang digerakkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Ibu Yuliati Nugrahani Warsubi yang bergerak bersama para siswa dan warga yang hadir memastikan Alun-Alun kembali bersih setelah acara usai.

Melalui kegiatan ini Jombang memberikan teladan, bahwa menjemput Ramadhan bisa dilakukan dengan menjaga tradisi, mempererat persaudaraan, dan tetap mencintai bumi. Selamat datang Ramadhan 1447 H, semoga keberkahan ini menyertai kita semua.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Jombang, Drs. Bambang Sriyadi, M.Si menjelaskan bahwa gelaran Megengan APEM menyambut Ramadan 1447 H ini sengaja dilaksanakan sepekan lebih awal. Langkah ini diambil agar para siswa dapat terlibat langsung sebelum memasuki masa libur awal Ramadan.

“Dalam kemeriahan ini, sebanyak 15.750 apem disajikan melalui tumpeng raksasa di Alun-Alun, satu unit mobil pick-up, serta tujuh tumpeng di armada Tossa. Acara ini melibatkan sekitar 4.000 siswa dari 23 lembaga sekolah (SD/MI dan SMP/MTs), dengan harapan kegiatan serupa dapat terus digelar lebih meriah setiap tahunnya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Purnawirawan Legowo Salurkan Dana Sosial kepada Ahli Waris Almarhum Serka Suroto
Moment HUT TNI ke-81, Kapolres Jombang Beri Kejutan kepada Kodim 0814, Sat Radar 405 Ploso dan Subdenpom Jombang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Hadiri Wisuda UNWAHA Jombang, Dorong 600 Sarjana Berani Hadapi Tantangan Kehidupan
Siapakah Sosok Tokoh Senior dan Kawakan Yoshua Rivaldo, S.H., S.K.M., M.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX SekJend V DPP FERADI WPI
Bukan Sekadar Raih Gelar, Wisuda UNWAHA Jombang 2026 Dorong Sarjana Muda Ciptakan Karya dan Lapangan Kerja
Geger Desa Latsari! Dugaan Manipulasi Jual Beli Tanah Seret Nama Perangkat Desa, Keluarga Siap Tempuh Jalur Hukum
Kasus Dugaan Malpraktik Salsa, Ketua LBH Cakra Muhtadin Soroti Potensi Pidana dan Perlindungan Konsumen
KETUA UMUM KESATRIA JAWA BERSATU APRESIASI PENGUKUHAN PENGURUS DPC BLORA: “SATU KOMANDO, SATU KEHORMATAN”
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:41 WIB

Purnawirawan Legowo Salurkan Dana Sosial kepada Ahli Waris Almarhum Serka Suroto

Selasa, 6 Oktober 2026 - 02:46 WIB

Moment HUT TNI ke-81, Kapolres Jombang Beri Kejutan kepada Kodim 0814, Sat Radar 405 Ploso dan Subdenpom Jombang

Senin, 5 Oktober 2026 - 04:06 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan Hadiri Wisuda UNWAHA Jombang, Dorong 600 Sarjana Berani Hadapi Tantangan Kehidupan

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:17 WIB

Bukan Sekadar Raih Gelar, Wisuda UNWAHA Jombang 2026 Dorong Sarjana Muda Ciptakan Karya dan Lapangan Kerja

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 05:13 WIB

Geger Desa Latsari! Dugaan Manipulasi Jual Beli Tanah Seret Nama Perangkat Desa, Keluarga Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru