IDI Jombang Ajak Warga Peduli Kesehatan dan Siaga Selamatkan Nyawa pada HBDI Ke-118

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 02:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | JOMBANG – Peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 dimanfaatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Jombang untuk semakin mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui rangkaian kegiatan bakti sosial yang digelar bertepatan dengan Car Free Day (CFD), Minggu (7/6/2026), para dokter memberikan layanan kesehatan gratis, edukasi kegawatdaruratan, hingga aksi donor darah.

Kegiatan yang mengusung tema “Dokter Indonesia Bersatu, Sehatkan Bangsa, Majukan Negeri” tersebut menjadi wujud nyata komitmen IDI Jombang dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat peran dokter sebagai mitra masyarakat.

Ketua IDI Cabang Kabupaten Jombang, dr. Hexawan Tjahja Widada, M.KP, mengatakan bahwa pengabdian dokter tidak hanya dilakukan melalui pelayanan kuratif di rumah sakit dan klinik, tetapi juga melalui upaya promotif dan preventif yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan secara berkala masih perlu terus ditingkatkan. Karena itu, kegiatan bakti sosial menjadi sarana efektif untuk memberikan akses layanan kesehatan sekaligus edukasi kepada masyarakat secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, warga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis berupa pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan ini bertujuan membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatannya sejak dini sehingga dapat mencegah munculnya penyakit yang lebih serius.

Selain pemeriksaan kesehatan, IDI Jombang juga memberikan edukasi mengenai penanganan awal pada kondisi darurat seperti pingsan dan henti jantung mendadak. Edukasi ini dinilai penting karena kejadian kegawatdaruratan dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.

Baca Juga:  OKNUM KANIT RESKRIM POLSEK BANJARSARI AKP HPB DIDUGA TERBUKTI MELANGGAR DISIPLIN DAN DIPERIKSA PROVOST POLDA JATENG

“Pertolongan pertama yang dilakukan dalam beberapa menit awal sering kali menjadi faktor penentu keselamatan korban. Karena itu masyarakat perlu memiliki pengetahuan dasar tentang tindakan yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat,” ujar dr. Hexawan.

Untuk memperkuat pemahaman tersebut, peserta juga mendapatkan pelatihan dan simulasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) serta Resusitasi Jantung Paru (RJP). Melalui simulasi ini, masyarakat diajak memahami teknik dasar penyelamatan nyawa yang dapat diterapkan sebelum tenaga medis tiba di lokasi kejadian.

Tidak hanya fokus pada pelayanan dan edukasi, peringatan HBDI ke-118 juga diisi dengan kegiatan donor darah bekerja sama dengan PMI. Aksi kemanusiaan ini menjadi bentuk kepedulian bersama dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan.

Masyarakat yang hadir juga berkesempatan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis, mulai dari spesialis anak, penyakit dalam, hingga jantung. Layanan konsultasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai kondisi kesehatan masing-masing peserta.

Bagi IDI Jombang, peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia merupakan momentum untuk memperkuat hubungan antara tenaga medis dan masyarakat. Kehadiran dokter di tengah masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran hidup sehat, memperluas akses edukasi kesehatan, serta membangun budaya saling peduli terhadap keselamatan sesama.

Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Jombang dan berbagai pihak, IDI Jombang optimistis kolaborasi yang terjalin dapat terus mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, produktif, dan memiliki kesiapsiagaan menghadapi berbagai persoalan kesehatan.

 

 

Tri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Keadilan yang Terbentur di Meja Polisi, Kisah Penjual Kopi Korban Premanisme di Jalan HR. Muhammad
Truk Merah Putih di Timbangan Pabrik Gula Jombang Dipertanyakan
Erika Dwi Artamea: Sang Bunga Dangdut Muda dari Jombang yang Bersiap Menghiasi Panggung Negeri
Proyek Jalan Kemuning Jombang Senilai Rp1,16 Miliar Disorot, Publik Minta Transparansi
TKD WAGE DALAM SOROTAN — PEMERINTAH SIDOARJO JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK DIAM
Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan
Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi
Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 02:22 WIB

Keadilan yang Terbentur di Meja Polisi, Kisah Penjual Kopi Korban Premanisme di Jalan HR. Muhammad

Rabu, 23 September 2026 - 11:29 WIB

Truk Merah Putih di Timbangan Pabrik Gula Jombang Dipertanyakan

Rabu, 23 September 2026 - 09:55 WIB

Erika Dwi Artamea: Sang Bunga Dangdut Muda dari Jombang yang Bersiap Menghiasi Panggung Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 05:27 WIB

Proyek Jalan Kemuning Jombang Senilai Rp1,16 Miliar Disorot, Publik Minta Transparansi

Rabu, 23 September 2026 - 00:33 WIB

TKD WAGE DALAM SOROTAN — PEMERINTAH SIDOARJO JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK DIAM

Berita Terbaru