Perhutani KPH Jombang Gelar Doa Bersama Dengan Gunungan Apem Memasuki Bulan Ramadhon 1447 H

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | JOMBANG, PERHUTANI (12/02/2026) — Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Jombang bersama Anak Panti Asuhan AL Khairat Sumobito, menggelar tausiah dan doa bersama, pengajian rutinan karyawan yang diadakan di tiap Jumat legi, dilaksanakan secara sederhana di halaman Kantor KPH Jombang, Kamis (12/02).

Kegiatan sore hari digelar dengan sederhana dengan santuni anak yatim, dan ada gunungan apem sebagai simbol (megengan) memperingati akan datangnya bulan suci Ramadhon 1447 H.
Momentum ini untuk refleksi, bersyukur serta menjalin komunikasi, agar dapat terus menjaga integritas, kesehatan, dan profesionalisme dalam mendukung visi dan misi perusahaan.

Administratur Perhutani KPH Jombang, Enny Handhayany Y.S., menyampaikan kegiatan doa bersama rutinan ini sekaligus (megengan) mempersiapkan diri dalam memasuki bulan romadhon,Guna meningkatkan rasa syukur, keimanan dan ketaqwaan untuk kelancaran kesehatan, keamanan, ketenangan, dan keselamatan di tiap aktifitas dimanapun berada.

Baca Juga:  Tasyakuran Jembatan Garuda Dan Perintis Garuda, Dandim 0808/Blitar Bersama Forkopimcam Permudah Akses Mobilitas Warga

Enny menambahkan kegiatan ini juga bagian upaya Perhutani KPH Jombang dalam menjaga kekompakan dan Penguatan insan rimbawan, menanamkan pribadi yang bertanggung jawab dunia dan akhirat ,”memiliki jiwa semangat etos kerja yang tangguh dan peka dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan jaman,”

Sementara itu, Ustadz Badrud Tamam pendamping dari Anak Panti Asuhan AL Khairat Sumobito, menyampaikan terimakasih atas kesempatan yang diberikan oleh Perhutani KPH Jombang, semoga Perhutani semakin maju, terjaganya keharmonisan dan profesionalisme dalam bekerja dan ibadah ,”serta selalu mendapatkan keberkahan bagi diri, Perhutani, keluarga, dan lingkungan,” tutupnya.
(Kom-PHT/Jbg/Ars)

 

Aura

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang
Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
Diduga Jaringan WiFi Ilegal Beroperasi di Dusun Sumberejo, Sejumlah Perizinan dan Legalitas Dipertanyakan
Jombang Gelar Champion Jombang X, Seleksi Atlet Menuju Kejurcab dan Kejurwil
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:33 WIB

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:50 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:53 WIB

Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:21 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:08 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru