Polres Madiun Amankan Pelaku Pencurian Toko, Kapolres: Beraksi Sejak Akhir 2025

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Madiun- Polres Madiun mengungkap jaringan pencurian toko yang meresahkan warga sejak akhir 2025. Penggerebekan dipimpin Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Kasatreskrim AKP Agus Andi Anto Prabowo dan Kasi Humas Iptu Anita Dyah Puspitosari, S.H., di Aula Gedung TS Polres Madiun, Kamis (15/1/2026).

Tersangka utama JMH, warga Kecamatan Mangunharjo, Kota Madiun, beraksi dengan memanfaatkan toko-toko sepi di berbagai kecamatan. “Pelaku tidak sendirian, dibantu rekan dari luar daerah seperti AMD, MHI, SBM dari NTB, serta WWT dari Semarang,” ungkap Kapolres.

Baca Juga:  PNIB Tegaskan Komitmen Jadikan Ruang Digital Indonesia Bersih Dari Intoleransi, Radikalisme, Dan Terorisme

Modus serupa terjadi di beberapa lokasi: Toko Pagoda, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan (25/12/2025); Toko Dolopo Store, Desa Ketawang, Kecamatan Dolopo (31/12/2025); Toko Abre (Desember 2025); hingga Toko Emas Senna Golden, Bendo, Magetan (13/1/2026) yang memicu penangkapan.

Tersangka dijerat Pasal 477 ayat (2) jo Pasal 17 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023, dan kini ditahan untuk penyidikan lanjutan. Kasi Humas Iptu Anita Dyah Puspitosari menekankan komitmen polisi. “Kami intensifkan patroli dan imbau masyarakat waspada serta segera lapor jika curiga,” pungkasnya.(Adi pr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang
Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
Diduga Jaringan WiFi Ilegal Beroperasi di Dusun Sumberejo, Sejumlah Perizinan dan Legalitas Dipertanyakan
Jombang Gelar Champion Jombang X, Seleksi Atlet Menuju Kejurcab dan Kejurwil
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:33 WIB

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:50 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:53 WIB

Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:21 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:08 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru