Presiden Prabowo Tugaskan Tim Gabungan BPKP Dan Kejaksaan Sisir Dana Desa Tahun 2024-2025

- Penulis

Senin, 22 Desember 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id| NGAWI,Senin (22/12/2025) — Balai desa sepi seperti kuburan, gara” instruksi audit total langsung dari presiden prabowo dan polemik dana desa yang seret.Banyak yang ragu dana desa akan di cabut, kursinya tidak akan di jual untuk dibeli.

Jujur saja banyak yang nyalon kades karena melihat anggaran milyaran Dana desa kalau di cabut cuma gajian, pokoknya marah” saja, tidak cukup buat bayar pinjaman kampanye malah menggadaikan sawah.Kalau tidak ada duit tapi rakyat ngeluh jalan rusak berlubang, mending jadi Pedagang cilok aja.

Hasil nya jelas tidak terpantau sama BPKP !
Info dari berita sebelumnya, zaman sekarang kades keringat dingin sakit diare sakit demam sakit stroke karena audit yang ketat.Apa lagi kalau sumber uang disimpan Kartu kosong bisa registrasi kaya dompet santri tua.

Kata calon kades berbisik : “sial aku sudah pesan dari dulu, aku sudah menyembelih sapi untuk rukun tetangga, ternyata dana desa disentralkan lagi, bukan maju daftar saja. Mending usaha warung pecel mending berkah.

Baca Juga:  Advokat Ditegur Saat Membela Korban, Dugaan Penguasaan Mobil Oleh Polresta Yogyakarta Menuai Sorotan Publik

Ini bukti nyata banyak yang mau jadi kades bukan karena bangun kampung ,progam desa mandiri rakyat sejahtera tapi mau bangun rumah garasi Kalau uangnya di bunuh, lebih baik rakyat biasa yang pandai mengkritik daripada jadi pejabat yang dituduh.

Presiden telah memerintahkan tim gabungan (BPKP & kejaksaan) untuk menyisir dana desa untuk tahun2024-2025, ini membuat banyak masyarakat mendukung sekali.

PMK no 81, aturan baru kerja cair dana desa harus melalui verifikasi berlapis, uang macet, proyek macet, kepala pusing.kalau dana desa dihapus, yang terdaftar kades lah yang benar” kerja ibadah, bukan yang mau menambah arisan tambang.
(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PBH FERADI WPI SITUBONDO: MASYARAKAT JANGAN MUDAH PERCAYA TULISAN “BARANG HILANG BUKAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PARKIR”
Situs Ndalem Pojok Kediri Gelar Ruwat Agung Soekarno, Gaungkan Kembali Jati Diri Bangsa untuk Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo
Pengukuhan DPC Jurnalis Terate Indonesia Cabang Jombang Perkuat Sinergi Organisasi dan Profesionalisme Insan Pers
Polsek Jogoroto Pantau Pertumbuhan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
DAMAI DALAM MEDIASI, FAKTA BARU MUNCUL: PELAKU USAHA MENGAKU RUGI HINGGA RP40 JUTA, DUGAAN MENYERET OKNUM ORGANISASI
Operasi Tes Urin di Titik-titik vital Pintu Masuk Pelabuhan Jamrud, Satreskoba KP3 Amankan 5 Orang Positif Narkoba dan Sita 6 Dus Rokok Ilegal
Tim Hukum FERADI WPI DPC Kota Semarang, Sukindar dan Donny Andretti, Dampingi Ning Yetty Semarang Upayakan Gugatan Pembatalan Lelang
YAYASAN BELA NEGARA BARRATA BARISAN RAKYAT TANAH AIR SIAP KAWAL DUGAAN KASUS PENGEROYOKAN WARTAWAN HINGGA MEMPEROLEH KEPASTIAN HUKUM
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:13 WIB

PBH FERADI WPI SITUBONDO: MASYARAKAT JANGAN MUDAH PERCAYA TULISAN “BARANG HILANG BUKAN TANGGUNG JAWAB PENGELOLA PARKIR”

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:32 WIB

Situs Ndalem Pojok Kediri Gelar Ruwat Agung Soekarno, Gaungkan Kembali Jati Diri Bangsa untuk Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:26 WIB

Pengukuhan DPC Jurnalis Terate Indonesia Cabang Jombang Perkuat Sinergi Organisasi dan Profesionalisme Insan Pers

Minggu, 14 Juni 2026 - 03:48 WIB

Polsek Jogoroto Pantau Pertumbuhan Jagung Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:17 WIB

DAMAI DALAM MEDIASI, FAKTA BARU MUNCUL: PELAKU USAHA MENGAKU RUGI HINGGA RP40 JUTA, DUGAAN MENYERET OKNUM ORGANISASI

Berita Terbaru