RAPAT PERDANA PANITIA RUWAT NASIONAL 2026: MENEGUHKAN KEMBALI MARWAH NUSANTARA BERLANDASKAN UUD 1945

- Penulis

Jumat, 16 Januari 2026 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Boyolali – Semangat kebangsaan dan kesadaran historis bangsa kembali digaungkan dalam Rapat Perdana Panitia Ruwat Nasional 2026 yang digelar di kediaman Bapak KRT Harnowo Notoprojo, tokoh budaya sekaligus bagian dari Dewan Kesenian Boyolali, yang berlokasi di Semampir, kawasan Candi Ampel, Boyolali, pada pukul 13.00 WIB.

Rapat perdana ini bukan sekadar pertemuan teknis kepanitiaan, melainkan menjadi ruang sakral konsolidasi lintas elemen bangsa yang memiliki satu tekad besar: mengembalikan marwah Nusantara sebagai bangsa berdaulat, berkepribadian, dan berlandaskan Undang-Undang Dasar 1945.

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur organisasi dan yayasan nasional, di antaranya Yayasan BARRATA (Barisan Rakyat Tanah Air) beserta seluruh jajarannya sebagai inisiator utama, Ketua Aliansi Rakyat Indonesia Emas (ARIES), perwakilan Kejawen/Kerukunan Jawa Tulen, Yayasan Srikandi Persada Nasional, serta sejumlah perwakilan elemen masyarakat lainnya yang turut menyatukan niat dan langkah dalam agenda besar Ruwat Nasional 2026.

Dalam pemaparannya, Yayasan BARRATA menegaskan bahwa Ruwatan Nasional bukan sekadar ritual budaya, melainkan simbol perlawanan moral dan spiritual bangsa terhadap lunturnya jati diri Nusantara di tengah arus globalisasi, pragmatisme politik, dan pengaburan nilai-nilai konstitusi. Ruwatan Nasional dimaknai sebagai ikhtiar kolektif untuk “membersihkan” kembali arah perjalanan bangsa agar kembali berpijak tegak pada roh UUD 1945 sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa.

“Marwah Nusantara hari ini tengah diuji. Nilai luhur Pancasila dan UUD 1945 semakin sering dipinggirkan oleh kepentingan sesaat. Ruwatan Nasional adalah panggilan sejarah untuk mengembalikan bangsa ini pada khitahnya,” demikian disampaikan dalam forum rapat yang berlangsung penuh khidmat dan kesadaran kebangsaan.

Baca Juga:  Bila Terbukti, Penjara Menanti Oknum² Pelaku: Kasus Perampasan Pajero AD1346QP oleh Oknum DC & Perusahaan Pembiayaan "M##" Mulai Di 'BAP' Polresta Surakarta

Tokoh-tokoh yang hadir sepakat bahwa UUD 1945 bukan sekadar teks hukum, melainkan jiwa bangsa yang harus dijaga, dirawat, dan diamalkan. Ruwatan Nasional 2026 diproyeksikan menjadi momentum kebudayaan sekaligus kebangsaan untuk menyatukan kembali elemen rakyat dari berbagai latar belakang—budaya, adat, kejawen, sosial, dan nasionalisme—dalam satu napas perjuangan menjaga keutuhan dan martabat Indonesia.

Kehadiran KRT Harnowo Notoprojo sebagai tuan rumah sekaligus tokoh budaya memperkuat pesan bahwa budaya Nusantara adalah fondasi utama negara, bukan pelengkap. Dari Boyolali, spirit Nusantara kembali dipanggil untuk bangkit, mengakar kuat pada tradisi, dan menjulang tinggi dalam konstitusi.

Rapat perdana ini menjadi langkah awal penyusunan konsep, arah, dan tujuan besar Ruwat Nasional 2026, yang ke depan diharapkan menjadi gerakan moral nasional, bukan hanya agenda seremonial. Sebuah gerakan yang menyatukan doa, budaya, dan konstitusi demi Indonesia yang berdaulat, adil, dan bermartabat.

Dengan semangat gotong royong dan kesadaran sejarah, Ruwat Nasional 2026 diharapkan menjadi penanda kebangkitan marwah Nusantara, sekaligus pengingat bahwa UUD 1945 adalah patok utama perjalanan bangsa, bukan untuk ditinggalkan, melainkan untuk ditegakkan dalam seluruh sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

 

Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Revitalisasi SMAN 1 Karangjati Rp1,4 Miliar Disorot: K3 Diduga Diabaikan, Tenaga Kerja Lokal Minim
DUGAAN PEMBABATAN TANAMAN TEBU DI LAHAN HKM KEDUNG TUBAN BLORA, PETANI MERASA DIRUGIKAN SIAP TEMPUH JALUR HUKUM
Ketika yang lain menyerah, Adv. Donny Andretti, sanggup menyelesaikan Perkara Hukum Rumit & Sulit. Kepiawaian, Keberanian & Ketulusan dalam Menolong Tidak Diragukan
Rekam Jejak Advokat Tangguh Donny Andretti yang Tak Pernah Gentar Selesaikan Perkara Berat Rumit dengan Keberanian dan Kecerdasan dan Hati Mengandalkan TUHAN
Tiga Tahun Menanti, Laporan Masyarakat di Polresta Denpasar Naik ke Penyidikan dikawal SUBUR JAYA LAWFIRM-FERADI WPI
KOMUNITAS LORONG WAKTU: MENELUSURI MISTERI TANPA REKAYASA, MENGUAK RASA PENASARAN DARI SATU TEMPAT KE TEMPAT LAIN
Lomba Catur Makin Semarak, Gus Sentot Hadir dan Berbagi Keceriaan dengan Anak-Anak
PEMBUKAAN LOMBA CATUR STD CENTER: MERAJUT KEKOMPAKAN, MEMPERKUAT KERUKUNAN ANTAR ELEMEN DI JOMBANG
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:44 WIB

Proyek Revitalisasi SMAN 1 Karangjati Rp1,4 Miliar Disorot: K3 Diduga Diabaikan, Tenaga Kerja Lokal Minim

Minggu, 6 September 2026 - 15:41 WIB

DUGAAN PEMBABATAN TANAMAN TEBU DI LAHAN HKM KEDUNG TUBAN BLORA, PETANI MERASA DIRUGIKAN SIAP TEMPUH JALUR HUKUM

Minggu, 6 September 2026 - 11:43 WIB

Ketika yang lain menyerah, Adv. Donny Andretti, sanggup menyelesaikan Perkara Hukum Rumit & Sulit. Kepiawaian, Keberanian & Ketulusan dalam Menolong Tidak Diragukan

Minggu, 6 September 2026 - 11:16 WIB

Rekam Jejak Advokat Tangguh Donny Andretti yang Tak Pernah Gentar Selesaikan Perkara Berat Rumit dengan Keberanian dan Kecerdasan dan Hati Mengandalkan TUHAN

Minggu, 6 September 2026 - 11:08 WIB

Tiga Tahun Menanti, Laporan Masyarakat di Polresta Denpasar Naik ke Penyidikan dikawal SUBUR JAYA LAWFIRM-FERADI WPI

Berita Terbaru