Kodam IX/Udayana Gelar Operasi Gaktib Dan Yustisi, Tegaskan Komitmen Disiplin Dan Penegakan Hukum Prajurit

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id| Denpasar – Kodam IX/Udayana kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam membangun prajurit yang disiplin, profesional, dan taat hukum. Komitmen tersebut ditegaskan melalui Upacara Gelar Pasukan Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI TA 2026 yang dipimpin langsung Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Jalan PB. Sudirman, Denpasar, Jumat (20/2/2026).

Mengusung tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju,” operasi ini menjadi simbol sekaligus komitmen nyata seluruh prajurit untuk senantiasa menjunjung tinggi hukum, menjaga kehormatan diri, serta memperkuat profesionalisme di tengah kompleksitas tantangan era modern.

Dalam amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang dibacakan Pangdam, ditegaskan bahwa Operasi Gaktib dan Yustisi merupakan langkah strategis berkelanjutan dalam membangun budaya disiplin dan kepatuhan hukum di lingkungan TNI.

“Pelaksanaan operasi ini harus terus dikembangkan melalui peningkatan profesionalisme petugas dan subjek hukum dengan pendekatan edukatif. Operasi ini bukan hanya penindakan, tetapi juga bagian penting dari upaya pencegahan dan pembinaan untuk meminimalkan pelanggaran hukum,” tegas Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengapresiasi capaian tahun 2025 yang menunjukkan tren penurunan pelanggaran. Namun demikian, Panglima TNI mengingatkan seluruh jajaran agar tidak lengah. Pembinaan disiplin, menurutnya, harus dilaksanakan secara konsisten, sistematis, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga integritas institusi.

Menjawab tantangan era digital, Panglima TNI menginstruksikan jajaran untuk mengoptimalkan modernisasi sarana, prasarana, dan teknologi informasi. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat penanganan perkara secara transparan, sekaligus mencegah pelanggaran yang berkaitan dengan penyalahgunaan media sosial maupun kejahatan siber.

Baca Juga:  Kecelakaan Maut Di Denanyar Jombang, Satu Pengendara Motor Meninggal Dunia

“Tema TNI Prima, Taat Hukum Berdaulat, Indonesia Maju,” merupakan mandat bagi kami untuk terus berbenah. Prajurit Polisi Militer harus unggul secara intelektual, kokoh secara ideologi, dan profesional dalam bertugas. Sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya juga harus terus diperkuat guna mencegah gesekan dan memastikan supremasi hukum benar-benar tegak,” tegasnya.

Sebagai penutup, Panglima TNI menekankan pentingnya pelaksanaan tugas dengan landasan nilai-nilai pengabdian, loyalitas, integritas, dan seluruh prajurit Polisi Militer agar bekerja dengan niat ibadah, tulus, ikhlas, serta tetap responsif, solid, integratif, adaptif, fleksibel dalam menghadapi dinamika tugas di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, menegaskan bahwa Operasi Gaktib dan Yustisi tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga menjadi instrumen pembinaan yang strategis dalam membentuk karakter prajurit profesional dan berintegritas.

“Operasi Gaktib dan Yustisi merupakan bagian dari komitmen Kodam IX/Udayana untuk memastikan setiap prajurit senantiasa memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Melalui operasi ini, kami ingin membangun budaya disiplin yang kuat, meningkatkan kesadaran hukum, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan negara,” ujar Kapendam.

Upacara tersebut turut dihadiri pejabat utama Kodam IX/Udayana, unsur Kepolisian Polda Bali, serta perwakilan instansi penegak hukum lainnya. Kegiatan ini menandai dimulainya pelaksanaan Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TNI TA 2026 secara serentak di seluruh wilayah hukum Kodam IX/Udayana sebagai bagian dari komitmen menjaga disiplin, profesionalisme, dan kehormatan prajurit TNI.

 

Pimum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Jalan Kemuning Jombang Senilai Rp1,16 Miliar Disorot, Publik Minta Transparansi
TKD WAGE DALAM SOROTAN — PEMERINTAH SIDOARJO JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK DIAM
Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan
Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi
Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI
Lomba Senam kreasi Piala Kapolres Srikandi Pemuda Pancasila Berkolaborasi dengan Kapolres Jombang
TEBUSAN Rp50 JUTA DIDUGA JADI SYARAT TUTUP KASUS SABU 28 GRAM, ADA APA DI POLSEK PETERONGAN?”
Viral! Aduan Polisi Hairil Tami Mandeg, Korban dugaan Penggelapan Curhat ke Publik: “Penyidik Polres Metro Bekasi Diam Saja Setahun Lebih”
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 05:27 WIB

Proyek Jalan Kemuning Jombang Senilai Rp1,16 Miliar Disorot, Publik Minta Transparansi

Rabu, 23 September 2026 - 00:33 WIB

TKD WAGE DALAM SOROTAN — PEMERINTAH SIDOARJO JANGAN BERSEMBUNYI DI BALIK DIAM

Selasa, 22 September 2026 - 04:05 WIB

Terkait Proyek Gedung Satreskrim Jadi Temuan BPK, Pengamat : Opini WTP Pemkab Ngawi Bukan Berarti Bebas Kesalahan

Senin, 21 September 2026 - 22:35 WIB

Edarkan Sabu Lintas Kota, Jaringan Ranjau Driyorejo-Karangpilang Dibongkar Polisi

Senin, 21 September 2026 - 10:08 WIB

Korban Dugaan ‘Percobaan Pembunuhan & Pengroyokan Dgn Linggis Besi’ Mengalami Kebocoran Paru-Paru, Polres Salatiga BAP Korban didampingi Subur Jaya Lawfirm – FERADI WPI

Berita Terbaru