Sinergi Babinsa Dan Tenaga Kesehatan, Percepat Penanganan Stunting Di Kelurahan Sukorejo

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 05:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id |Blitar – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui sinergi antara aparat kewilayahan dan tenaga kesehatan di wilayah Kecamatan Sutojayan. Salah satunya terlihat dalam kegiatan pendampingan Posyandu yang dilaksanakan di Lingkungan Pulerejo Kelurahan Sukorejo, Selasa (21/4/2026).

Babinsa Kelurahan Sukorejo Koramil 0808/09 Sutojayan Sertu Hafid Mulyadi, turut aktif mendampingi kegiatan Posyandu yang berlangsung di Jalan Arjuna RT. 03 RW. 02 Kegiatan ini meliputi pemberian vitamin tetes kepada balita, penimbangan berat badan, serta pengukuran tinggi badan sebagai bagian dari pemantauan tumbuh kembang anak.

Sinergi antara Babinsa dan tenaga kesehatan ini bertujuan untuk memastikan setiap anak mendapatkan perhatian yang optimal dalam masa pertumbuhannya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah preventif untuk mencegah terjadinya gizi buruk serta menekan angka stunting di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Perpisahan dan Pelepasan Santri, Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Kepuhdoko Berlangsung Khidmat dan Penuh Haru

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Hafid Mulyadi menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan masyarakat. Ia juga mengajak para orang tua untuk rutin membawa anaknya ke Posyandu agar perkembangan anak dapat terpantau dengan baik.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan intervensi gizi dapat tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi kesehatan generasi penerus bangsa. Kolaborasi yang solid antara Babinsa, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas stunting (Dim0808).

 

Rhy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Melintasi Batas Wilayah demi Keadilan Dan Kebenaran
Jelang Laga Sengit, Kapolres Kuningan Imbau Bobotoh dan Jakmania Nonton di Rumah Saja Demi Menjaga Kondusifitas
Proyek Revitalisasi SD Negeri 4 Tirtobinangun Nganjuk Disorot: Abaikan Standar K3 dan Kualitas Beton Amburadul
REVITALISASI SMP NEGERI 5 KERTOSONO SENILAI Rp929 JUTA DISOROT, MUTU PENGECORAN BETON DIDUGA ASAL-ASALAN
Layanan SPKT Polres Metro Jakarta Utara Mengecewakan. Harriani Bianca, S.H. Waketum FERADI WPI / Ketua LBH FERADI Menyayangkannya
The Three Musketeers of Feradi Wpi, Revan Pratama Wijaya, Erwin Maulana, & Ganda Subrata, berperkara Di PN Cikarang
MUSIBAH DI BALIK PROYEK “SILUMAN” JALAN BALI: PEKERJA TERJEPIT ALAT BERAT, DUGAAN PELANGGARAN K3 DAN TANGGUNG JAWAB PELAKSANA DIPERTANYAKAN
BBM LANGKA, ANTREAN SPBU DI SITUBONDO MELUBER KE JALAN RAYA GNTP MINTA POLANTAS AKTIF AMANKAN PENGENDARA, PEMKAB DAN APARAT DIMINTA TERTIBKAN DUGAAN PRAKTIK “PENGIMBAL”
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Ketua DPD FERADI WPI Provinsi Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, S.H., C.PFW., CH., CHT., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., Melintasi Batas Wilayah demi Keadilan Dan Kebenaran

Sabtu, 12 September 2026 - 05:17 WIB

Jelang Laga Sengit, Kapolres Kuningan Imbau Bobotoh dan Jakmania Nonton di Rumah Saja Demi Menjaga Kondusifitas

Kamis, 10 September 2026 - 17:26 WIB

Proyek Revitalisasi SD Negeri 4 Tirtobinangun Nganjuk Disorot: Abaikan Standar K3 dan Kualitas Beton Amburadul

Kamis, 10 September 2026 - 16:59 WIB

REVITALISASI SMP NEGERI 5 KERTOSONO SENILAI Rp929 JUTA DISOROT, MUTU PENGECORAN BETON DIDUGA ASAL-ASALAN

Kamis, 10 September 2026 - 08:38 WIB

The Three Musketeers of Feradi Wpi, Revan Pratama Wijaya, Erwin Maulana, & Ganda Subrata, berperkara Di PN Cikarang

Berita Terbaru