TNI Dan Tokoh Agama Bersinergi, Perkuat Pilar Perdamaian Di Tanah Papua

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beritaintelijennegara.id | Dogiyai ~ Kehadiran Satgas Pamtas Kewilayahan RI–PNG Yonif 711/Raksatama di Kabupaten Dogiyai terus memberi dampak positif bagi masyarakat. Melalui pendekatan humanis, Satgas Yonif 711/Raksatama menjalin kedekatan dan silaturahmi yang erat dengan para tokoh agama di Distrik Kamuu, sebagai upaya memperkuat perdamaian dan menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua, Minggu (1/2/2026).

Hubungan yang terbangun tidak sebatas pelaksanaan tugas formal, melainkan tumbuh dari interaksi yang penuh keakraban dan saling percaya. Sinergi antara prajurit TNI dan tokoh agama ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan sosial serta mencegah potensi konflik di tengah keberagaman masyarakat Papua.

Komandan Pos Moanemani Satgas Yonif 711/Raksatama, Letda Inf Yusriadi, menyampaikan bahwa tokoh agama memiliki peran strategis sebagai penyejuk dan pemersatu umat di tengah masyarakat.

“Sebagai saudara bagi masyarakat Papua, kami bersama para tokoh agama ingin memastikan setiap jemaat dan warga merasa aman, dihargai, serta hidup dalam suasana damai. Pendekatan dengan hati adalah kunci dalam membangun kepercayaan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Kemampuan Prajurit Pasmar 2 Tak Boleh Kendor

Menurutnya, kehadiran Satgas Yonif 711/Raksatama juga berfungsi sebagai jembatan aspirasi masyarakat, sehingga berbagai persoalan sosial dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meredam potensi gesekan serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah Dogiyai.

Para tokoh agama pun menyambut baik kehadiran Satgas dan mengapresiasi keterbukaan serta kepedulian prajurit TNI terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Kebersamaan tersebut memperlihatkan bahwa TNI tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat rakyat.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan ini, TNI dan tokoh agama berdiri kokoh sebagai dua pilar utama penjaga perdamaian. Sinergi tersebut menjadi langkah strategis dalam merawat toleransi, menumbuhkan kasih, serta mewujudkan Papua yang aman, damai, dan harmonis dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pimum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel beritaintelijennegara.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA
Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”
Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang
Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi
POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin
Diduga Jaringan WiFi Ilegal Beroperasi di Dusun Sumberejo, Sejumlah Perizinan dan Legalitas Dipertanyakan
Jombang Gelar Champion Jombang X, Seleksi Atlet Menuju Kejurcab dan Kejurwil
GNTP Tegaskan Dukungan terhadap Penegakan Hukum yang Tegas, Profesional, dan Berkeadilan dalam Pemberantasan Korupsi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:33 WIB

PANGIMA KESATRIA JAWA BERSATU, SRIADI “MBAH DIPO”: SOSOK SEDERHANA DI BALIK GERAKAN SOSIAL, PERTANIAN, DAN PELESTARIAN ADAT JAWA

Kamis, 30 Juli 2026 - 04:50 WIB

Ketua Umum GNTP: Korupsi Berawal dari Politik Berbiaya Tinggi, Negara Harus Memutus Mata Rantai “Bisnis Kekuasaan”

Kamis, 30 Juli 2026 - 01:53 WIB

Polsek Ngusikan Melakukan Pengecekani Tanaman Jagung Bantuan Dinas Pertanian melalui Polres Jombang

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:21 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Sertu Alim Santoso Dampingi Poktan Tani Makmur Tanam Padi Di Jambewangi

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:08 WIB

POLDA BANTEN Kenapa Terkesan Takut Diwawancara Wartawan Terkait Kasus UUN/FamFukTjhong, Ketum FERADI WPI Prihatin

Berita Terbaru